Selasa, 28 Desember 2010

Pianist - KBS Drama Special




Ini adalah drama spesial di KBS atau di Indonesia sama seperti FTV di stasiun TV Indonesia. Daya tariknya adalah Choi Min Ho, member SHINee yang berperan sebagai Oh Je-ro yang memiliki talenta musik, namun menyerah akan mimpinya karena keadaan keluarga yang tak mendukung.

Sedangkan tokoh utama wanitanya adalah Han Ji Hye yang berperan sebagai Yoon In-sa, guru musik yang sebenarnya jenius piano, namun harus menyerah karena miskin. Pastinya tokoh wanitanya lebih tua, karena ceritanya juga In-sa ini sudah mau memasuki usia 30 tahun.

In-sa sebenarnya memiliki seorang pacar seorang dokter yang diperankan oleh Choi Philip. Mereka sudah berhubungan selama 5 tahun, namun belum memiliki kepastian ke arah pernikahan karena orang tua sng dokter tak setuju dgn In-sa.

Yang buat geger karena ada kiss scene-nya..Waaaahhhhhh.....

Thanks to jujutaem718@youtube for this video and the english substitle...

Part 1




Part 2

Younha - Broke Up Today


Sebenarnya sudah tahu lagu ini sudah lama. Sudah suka lama, tapi baru kali ini bahas di blog kesayanganku. Kebetulan lagi suka Younha. Ini pastinya lagu sebelum Take Care of My Boyfriend.


Wah dari kedua MV yg aku lihat, Younha ada adegan kiss sama model prianya yah..Di sini malah ada dua kali kiss scene...Hehehehehehehe... Maaf, aku ndak tahu siapa nama model pria dan model wanita yg satu lagi. Sebenarnya model prianya juga aktor, tapi lupa namanya. Hhhhhmmm, sering main drama juga....




cr : mensome1@youtube

Lirik :

saehayan meopeulleoe eolgurul mutgo
bulgeojin nuneul kkamppagimyeo neol gidaryeosseo
museunyaegil hagopeunji geu mal
algeotdo gateunde moreugesseo
eosaekhan nuninsae mogi meigo
hanbal mulleoseon uri dul gonggane nunmul teojigo
hwaganaseo sorichideut garan naemareun
beolsseo neon ajumeolli daranabeoryeosseo

oneul heeojyeosseoyo uri heeojyeosseoyo
naemam al geot gatdamyeon yeopeseo gachi ureojwoyo
naneun andoenabwayo yeoksi aningabwayo
eolmana deoureoya jedaero saranghalkkayo

gwitgaen simjangsori geudae ulligo
jiun ni beonho jiulsurok deouk ttoryeotaejigo
eonjebuteo eodibuteo meoreojingeonji
bunmyeonghi eojekkajin nal saranghaenneunde

oneul heeojyeosseoyo uri heeojyeosseoyo
naemam al geot gatdamyeon yeopeseo gachi ureojwoyo
naneun andoenabwayo yeoksi aningabwayo
eolmana deo ureoya jedaero saranghalkkayo

chamjohasseo neomu johaseo deo apeujyo
sarange tto sogeun naega miwo

geunyang naojimalgeol geunyang apeudahalgeol
uri saranghan gieok geuge neol butjaba jul tende
neoneun naeireul salgo naneun oneureul sara
amudo amugeotdo nal utgehal suneun eobseo

oneul heeojyeosseoyo uri heeojyeosseoyo
naemam al geot gatdamyeon yeopeseo gachi ureojwoyo
naneun andoenabwayo yeoksi aningabwayo eolmana
deo ureoya jedaero sarang halkkayo

Translation :

After covering my face with a white muffler
I waited for you as I blinked my red-shot eyes
Those words I wanted to say
But not quiet sure what they were
An awkward nod with tightening throat
As we take a step back, the empty space between us is filled with tears
I angrily exclaimed, “Go”
And It seems like that I’ve already fled far far away.

Broke up today, we’ve broken up
If you think you can understand my heart, then please cry with me
I suppose I can’t be the one, I suppose it’s a no
How longer do I have to cry until you'll love me properly?

Your heartbeats and you echoes my eardrum
The lips locked away, gets clearer
Since when and where did we drift apart
When you've loved me till yesterday

Broke up today, we’ve broken up
If you think you can understand my heart, then please cry with me
I suppose I can’t be the one, I suppose it’s a no
How longer do I have to cry until you'll love me properly?

I was happy, I was so happy it pained more
I hate myself for getting tricked by love

I should have stayed and told you I was hurt
Our memories of love, that should be holding you back
You live tomorrow and I today
No one, nothing can make me smile

Broke up today, we’ve broken up
If you think you can understand my heart, then please cry with me
I suppose I can’t be the one, I suppose it’s a no
How longer do I have to cry until you'll love me properly?

CREDITS
www.thelapan.com, Qi Luo @ soompi [For the romanization]
BKJSuh @ soompi [For the translations]

Younha - Take Care of My Boyfriend


Yups, ini ada penyanyi cewek yg lagi aku suka. Namanya Younha. Awalnya karena MV-nya keren. Modelnya Younha sendiri dan aktor Kim Dong Wook. Di sini Kim Dong Wook kelihatan mirip Chun Jung Myung dan terkadang mirip Micky Yoochun.


Lirik :

cheotnun omyeon gati geoljago
ggok eogimeobsi duli ojadeon
geu teong bin georien

neowa nanun jageun banjiwa
da eongkyeobeorin uri chueokman
ggok ango seo itne

eodibuteo jalmot dwin geonji
mwoga nal mibge han geonji
saenggakhae bol teumdo eobjanha

geu sarami jom deo naaseo
naboda jalhaejunigga neomu johatnabwa

hanbeonman mianhada haejwo
bogosipda haejwo
dolaondan mareun mothaedo

majimak gaseume saegyeojin
neoui geurimjaga duliraseo
haengbokhae boyeoseo
naega han georeum dwiro mollaseolge

jeoldaero anil geoya an geurae
da almyeonseo na duryeowo
moreun cheok haesseo jeongmal

mianhae neodo apeul geoya

hanbeondo uyeonira haedo
an bogo sipeunde
neomu dalmaisseul du saram

gwaenchanha banjjok eobneun chueok
niga eobseodo nan jikyeobulge
bballi an iseulge


Translation :

When first snow came
We promised that going to walk together this street but now it’s empty street

I’m hoing our small rings and our massy memories
What’s wrong
What hates me

I can’t think about it
You may like her because she’s better than me
Please tell me you are sorry or miss you

Even you are not going back to me
You look happy with her so I’ll back you off one step back
I don’t make you smile so it’s useless holding you
I’m not the one that makes your heart is beating
Please tell me you are sorry or miss you

Even you are not going back to me
You look happy with her so I’ll back you off one step back
It’s not so true isn’t it?
I know that everything, I was so scared
But I denyed

I’m sorry, you may hurt too
I don’t wanna see you even by accident but you two are so good together
I’m alright

Even you are not mine I will keep an eyes on you
I won’t forget you so fast because I’m such a slow woman


Cr : jpopasia - duniakorea.com

MV Part 1




cr: wavega99@youtube

Younha bertemu seorang pria,Kim Dong Wook, yang secara kebetulan dan ternyata pria itu mirip dengan cinta pertamanya. Mereka segera saja jatuh cinta, akan tetapi pria itu memutuskan hubungan mereka setelah berpikir bahwa dia hanyalah pelampiasan dari cinta pertama Younha, walaupun Younha sebenarnya memang mencintainya.

Download MV Part 1


MV Part 2




cr: wavega99@youtube

MV ini lebih menunjukkan kekuatan vokal Younha meskipun masih ada Kim Dong Wook yg tampak kacau sebelum menyerahkan cincin itu. Menurut aku pribadi, MV ini lebih menggambarkan suasana waktu mereka putusnya.

Download MV Part 2

Kamis, 16 Desember 2010

Fiction Story - Love Complex

Sepulang konsultasi ke Komisi Pendidikan, aku termenung di kamar. Bukannya memikirkan tentang skripsi, aku malah tiba-tiba punya ide buat cerita. Masih sekitar tentang anak perempuan jenius dan dunia artis.

Maria baru saja tiba di Bandara Incheon, Seoul, Korea Selatan. Ia dijemput oleh Yoon Se Jin, ibu angkatnya. Dari bandara bersama Yoon Se Jin, Maria menemui Park Seung Ho, ayah angkatnya.

Pasangan suami istri ini mengangkat Maria menjadi anak sejak Maria yang masih berusia beberapa bulan ditemukan mereka di depan rumah mereka sewaktu di Indonesia. Sejak kedatangan Maria, seakan-akan keadaan membaik. Maria dianggap sebagai dewi fortuna bagi pasangan ini. Selain itu, Maria juga pintar, cantik, baik, dan penurut. Usia Maria baru 20 tahun, namun dirinya sudah tamat Master of Business Administration. Selain itu, Maria menjadi anak perempuan satu-satunya di keluarga itu. Park Young Joon, anak lelaki pertama keluarga itu adalah seorang aktor terkenal, sementara itu anak lelaki bungsu keluarga itu, Park Min Ho merupakan salah satu anggota grup musik terkenal.

Setibanya di rumah, ternyata sudah ada Park Min Ho dan beberapa temannya. Park Min Ho yang sudah rindu dengan Maria langsung memeluk Maria. Ternyata di belakang mereka baru saja datang Park Young Joon. Melihat ketiga anaknya yang akrab seperti itu membuat Se Jin tersenyum bahagia. Apalagi Min Ho dan Young Joon sudah lama tidak pulang ke rumah.

Young Joon meminta Maria untuk menemaninya besok malam ke sebuah acara penghargaan dimana dirinya masuk sebagai nominasi. Maria menyetujuinya karena dirinya juga masih belum memiliki kesibukan.

Sebelum Young Joon dan Min Ho pulang, mereka berlima makan malam bersama. Seung Ho meminta Maria untuk dapat bekerja di perusahaan, tapi hal tersebut ditolak oleh Se Jin. Wanita tua itu mau paling tidak memberi waktu satu minggu untuk Maria santai terlebih dahulu. Se Jin beralasan bahwa jika Maria langsung diminta bekerja, maka akan sangat sulit meminta waktu bersama putrinya itu. Seung Ho pun kesempatan menyinggung mengenai kedua putranya yang memberontak dan malah memilih tinggal di luar. Keadaan mulai panas, Maria berusaha mendinginkan suasana. Ia berdiri dari tempatnya. Ia menghampiri Seung Ho dan memeluk lelaki tua itu, kemudian mengatakan bahwa Seung Ho dan Se Jin memiliki dirinya yang akan selalu menemani mereka. Seung Ho akhirnya mengalah untuk membiarkan Maria beristirahat dulu.

Keesokannya Maria bersama Se Jin pergi perawatan bersama dan menyiapkan gaun untuk hadir dalam acara bersama Young Joon. Sebenarnya Maria merasa tidak perlu karena dirinya masih memiliki banyak gaun di lemarinya. Namun Se Jin bersikeras karena dirinya mau putri kesayangannya itu tampil menarik perhatian semua orang. Maria akhirnya mengalah dan mengatakan bahwa putra putri ibunya akan selalu bisa menarik perhatian orang meskipun tidak bersolek karena memiliki ibu yang sangat cantik.

Young Joon terpesona dengan kecantikan Maria. Sebenarnya Young Joon sudah lama jatuh hati dengan Maria, terlebih lagi dirinya jelas-jelas tahu bahwa Maria bukanlah adik kandungnya. Young Joon mengingat masa beberapa tahun lalu, Maria selalu mengikutinya ke mana saja dan Min Ho juga selalu mengekori Maria. Kemudian kejadian 5 tahun lalu, di hari kelulusannya ada seorang pria yang menyatakan perasaan ke Maria. Saat itulah Young Joon menyadari bahwa posisinya tidak mengizinkan dirinya bebas menyatakan perasaannya seperti pria itu. Tak sengaja Young Joon mengetahui bahwa pria itu sebenarnya hanya taruhan dengan teman-temannya untuk berani mendapatkan Maria. Young Joon yang mendengar hal ini langsung naik pitam. Ia memukuli pria itu dan teman-temannya. Namun karena kalah jumlah, Young Joon yang mengalami luka.

Kejadian ini menjadi berita heboh dunia entertainment. Kala itu, nama Young Joon memang sudah dikenal. Seung Ho dan Se Jin heran dengan perilaku putra pertamanya itu yang biasanya tenang. Young Joon pun akhirnya menyatakan perasaannya dan ia tahu bahwa Maria bukanlah putri kandung kedua orang tuanya. Se Jin langsung menangis dan memohon Young Joon untuk membuang perasaannya dan pura-pura tidak tahu kenyataan itu. Seung Ho tidak berkata apa-apa. Ia hanya diam dan beberapa hari kemudian bersama Se Jin, membawa Maria ke Inggris. Seung Ho dan Se Jin juga melarang Maria pulang sewaktu liburan.

Se Jin yang menyadari bahwa putranya itu masih memiliki perasaan pada Maria, memberi tanda pada Young Joon untuk mengingatkannya pada janji Young Joon. Young Joon hanya dapat mengangguk, ia tidak dapat membuat ibunya menderita lagi. Young Joon tahu bahwa meski bukan lahir dari rahim sendiri, ibunya itu sangat sayang dengan Maria. Setelah Maria dibawa ke Inggris, Se Jin sering memilih untuk tidur di kamar Maria.Young Joon yang merasa bersalah akhirnya memilih tinggal di luar. Ia tidak kuat melihat ibunya yang merasa menderita karena jauh dari Maria.

Seperti yang sudah diduga, kehadiran Maria bersama Young Joon menarik perhatian orang. Maria tampil cantik, anggun, dan elegan. Maria duduk berdampingan dengan Young Joon. Young Joon menang penghargaan. Karena begitu bahagia, ia memeluk dan mencium pipi Maria.

Keesokannya berita mengenai Maria ada di media entertainment. Para netizen juga mulai membicarakan Maria yang sudah dikenali sebagai adik Young Joon dan kakak Min Ho. Para netizen menjuluki mereka sebagai “Park bersaudara yang hebat”. Sebenarnya beberapa tahun yang lalu, Maria juga sudah banyak dilirik karena dia sering diajak oleh Young Joon ke acara apapun.

Beberapa hari kemudian, Maria mendatangi asrama Min Ho dan membawa makanan yang disiapkan Se Jin. Melihat keadaan asrama adiknya yang kacau karena pengurus rumah tidak datang hari itu, Maria langsung berbenah. Tentu saja kamar yang dibereskan hanya kamar adiknya Minho. Setibanya di asrama, Minho kaget dengan kehadiran Maria. Kemudian Minho memperkenalkan kakaknya itu ke teman-teman satu grupnya. Satu hari itu Maria main di asrama Minho hingga akhirnya jemputan yang dikirim Se Jin datang.

Di hari yang lain Maria mengunjungi Young Joon yang sedang syuting. Sama seperti kunjungannya ke asrama Min Ho, Maria juga membawa makanan yang disediakan Se Jin. Bedanya jumlah makanan yang disiapkan lebih banyak. Maria memang sengaja mendatangi Young Joon di tempat syuting karena dirinya ingin berkenalan dengan Kim Yoo Chun, lawan main Young Joon di serialnya. Maria sangat senang berkenalan dengan Kim Yoo Chun. Di perjalanan pulang, Maria mengakui bahwa dirinya sangat menyukai Yoo Chun. Maria membujuk Young Joon untuk dapat menjadi ‘mak comblang’ antara dirinya dengan Yoo Chun karena Maria benar-benar menyukai Yoo Chun.

Bahkan setibanya di rumah, Maria langsung banyak bercerita tentang Yoo Chun ke Se Jin. Maria juga membanggakan bahwa Young Joon, kakaknya sendiri yang akan membantu Maria, yang pasti tidak akan membuatnya kecewa. Se Jin memandangi puranya itu yang sangat berusaha menutupi kepedihannya, tapi di lain sisi Se Jin melihat kebahagiaan di mata Maria. Hal ini dibicarakan oleh Se Jin sepulang Seung Ho dari kantor.

Sehari sebelum Maria memenuhi janjinya untuk masuk kerja di kantor Seung Ho, Maria bersama Young Joon dan Min Ho pergi berlibur ke taman bermain. Sudah dapat ditebak bahwa mereka akan banyak diikuti orang-orang. Karena itu, Se Jin mengutus beberapa pengawal bersama mereka. Liburan mereka bertiga banyak diikuti oleh para penggemar Young Joon dan Min Ho.

Setelah hari itu, Maria disibukkan dengan masalah kantor. Meski begitu, ia masih sering menjalin kontak dengan Young Joon dan Min Ho. Di tengah kesibukannya itu, Maria sering mencuri-curi waktu mengunjungi Young Joon dan Min Ho. Hubungan Maria dan Kim Yoo Chun juga tambah dekat. Hingga akhirnya dari mulut Maria, Young Joon tahu bahwa Maria telah berhubungan diam-diam dengan Yoo Chun. Maria bahkan sudah mengajak Yoo Chun menemui Seung Ho dan Se Jin.

Maria menceritakan semuanya pada Young Joon. Sebenarnya Young Joon menahan pedih, namun kebahagiaan Maria seakan-akan mengobati lukanya. Maria juga semangat menjodohkan Young Joon dengan Baek Ga In, artis dan juga sahabat Yoo Chun. Maria dan Yoo Chun sering mengajak Young Joon dan Ga In juga supaya dapat tersamarkan oleh media. Karena permintaan Maria juga, Young Joon berpacaran dengan Ga In. Bahkan Yoo Chun dan Ga In ikut serta dalam acara ulang tahun pernikahan Seung Ho dan Se Jin.

Akan tetapi kebahagiaan itu tak bertahan lama. Tak disengaja Maria melihat Yoo Chun berciuman dengan Ga In, kemudian mendengar pembicaraan Yoo Chun dan Ga In. Ternyata Yoo Chun memang sengaja menyambut perasaan Maria untuk membantu Ga In mendapatkan Young Joon, yang dianggap Yoo Chun tidak waras. Untuk membela Young Joon, Ga In mengatakan bahwa Young Joon bukanlah brother complex karena Maria itu bukan adik kandung Young Joon, Maria hanya anak pungut keluarga Park. Maria yang kaget tak sengaja menyenggol sesuatu hingga terjauh. Akhirnya Yoo Chun dan Ga In menyadari kehadiran Maria. Maria yang sangat terkejut dan berurai air mata hendak pergi, namun ternyata di belakangnya sudah ada Young Joon. Hal ini membuat Yoo Chun dan Ga In tambah terkejut. Maria ingin segera pergi, tapi ditahan Young Joon. Ia memeluk Maria yang terus menangis. Yoo Chun menghampiri Maria, namun emosi Young Joon membuatnya lepas kendali dan memukul Yoo Chun. Maria langsung pasang badan melindungi Yoo Chun, ia memohon kepada Young Joon untuk tidak meneruskannya.

Sepanjang perjalanan pulang, Maria hanya diam. Namun sebelum turun, Maria meminta Young Joon tidak memberi tahu kedua orang tuanya mengenai yang terjadi hari itu. Sejak saat itu, Maria fokus ke pekerjaannya. Maria menunjukkan bahwa dirinya tidak sedih. Yoo Chun berusaha menemui Maria, namun terus ditolak Maria. Bahkan Maria sengaja untuk mengambil mega proyek di perusahaan sehingga Maria menghabiskan banyak waktu untuk bekerja. Padahal sebenarnya ia masih mengikuti berita Yoo Chun dan terkadang masih menyempatkan diri melihat Yoo Chun dari jauh. Sebenarnya terkadang Yoo Chun sendiri merasakan kehadiran Maria, terlebih lagi karena di antara tumpukan hadiah penggemar, Yoo Chun menemukan barang yang mengingatkannya pada Maria.

Min Ho yang tidak tahu apa-apa malah sengaja menemui Yoo Chun. Min Ho menyampaikan keluhan ibunya yang mengatakan bahwa Maria sudah semakin kurus dan kelihatan kurang sehat. Maria terlalu larut dengan pekerjaannya. Min Ho bermaksud meminta maaf dan pengertian Yoo Chun. Min Ho meminta Yoo Chun tidak meninggalkan Maria. Min Ho menyatakan bahwa Yoo Chun adalah yang pertama bagi Maria dan Min Ho tidak mau kakaknya itu mengalami sakit karena ditinggalkan Yoo Chun. Maria sangat menyukai Yoo Chun, Yoo Chun jadi penyemangat Maria. Min Ho mengakui melihat sendiri photo Yoo Chun dan Maria yang disimpan di meja kerja Maria. Terakhir Min Ho meminta Yoo Chun untuk membujuk kakaknya untuk tidak terlalu menghabiskan waktu dan tenaga untuk kerja. Min Ho mengira bahwa Yoo Chun satu-satunya orang yang dapat menyadarkan kakaknya dari ‘penyakit perfeksionis dan workholic’. Terlebih akhir-akhir ini orang-orang di kantor sering melaporkan bahwa Maria suka pusing.

Setelah Min Ho pergi, Yoo Chun memandangi cincin yang selama ini telah disimpannya, cincin pasangannya bersama Maria. Setelah itu Yoo Chun segera bangkit berdiri dan ternyata sudah ada Ga In di depan pintu. Ia melarang Yoo Chun untuk pergi menemui Maria. Ga In mencium Yoo Chun, kemudian ia mengatakan bahwa Yoo Chun hanya mencintai Ga In dan akan selalu mengikuti kemauan Ga In. Namun nyatanya Yoo Chun malah mendorong Ga In pelan dan berniat pergi. Namun sekali lagi Ga In menahan Yoo Chun dan mengatakan bahwa dirinya tak rela Maria bersama Yoo Chun, sementara dirinya menderita ditinggalkan Young Joon. Yoo Chun melepaskan tangan Ga In dan segera pergi. Yoo Chun menghubungi rumah Maria dan mengetahui bahwa Maria masih di kantor.

Yoo Chun tiba di kantor dan segera menuju ruangan Maria yang masih nyala lampunya. Yoo Chun berkali-kali mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban. Betapa kagetnya Yoo Chun melihat Maria yang sudah tergeletak di lantai. Yoo Chun segera membawa Maria ke rumah sakit. Menuju rumah sakit, Yoo Chun menghubungi rumah Maria sehingga tak lama tiba di rumah sakit, Seung Ho dan Se Jin datang.

Tak disangka dokter membawa kabar buruk. Maria didiagnosa menderita kanker otak stadium akhir, berdasarkan pemeriksaan kesehatan Maria yang terakhir. Se Jin langsung menangis sejadi-jadinya. Yoo Chun juga mendengar hal tersebut tidak percaya dengan yang didengarnya. Young Joon baru datang dan melihat ada Yoo Chun di sana. Young Joon langsung memukul Yoo Chun dan mengusirnya, Young Joon mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah membiarkan Yoo Chun melukai Maria lagi. Seung Ho yang memeluk Se Jin langsung membentak Young Joon untuk berhenti. Young Joon berhenti dan menghampiri ibunya yang terus menangis, Young Joon menanyakan keadaan Maria. Se Jin menatap Young Joon kemudian malah menangis memeluk Young Joon. Seung Ho akhirnya memberitahu bahwa Maria sakit kanker otak. Pada saat itu, Min Ho baru saja tiba. Kedua kakak beradik itu tidak tidak percaya dengan apa yang mereka dengar. Se Jin menangis dan akhirnya karena tidak kuat malah pingsan di pelukan Young Joon.

Maria sadar dan melihat mata-mata sembap dan khawatir. Maria memanggil ibunya. Se Jin langsung mencium putrinya yang sudah sadar itu. Maria menyampaikan maaf karena dirinya telah membuat semua khawatir. Maria menatap Yoo Chun yang tampak sangat terpukul, kemudian mengalihkan pandangannya ke Young Joon. Maria kemudian mengatakan bahwa dirinya memiliki permintaan kepada kedua orang tuanya untuk mengizinkannya menikah dengan Young Joon. Semua kaget mendengar permintaan Maria ini. Maria mengatakan bahwa dirinya mengetahui bahwa Young Joon sangat mencintainya dan dia juga tahu bahwa dirinya bukan putri kandung keluarga Park. Maria berharap dengan menikah dengan Young Joon berarti Maria adalah bagian dari keluarga Park, dirinya akan tetap menjadi putri Seung Ho dan Se Jin hingga akhir.

Selama Maria di rumah sakit, pernikahan Young Joon dan Maria disiapkan di Indonesia, tanah kelahiran Maria. Namun ternyata di hari pernikahan yang ada di altar ternyata Yoo Chun. Young Joon mengatakan bahwa meski dirinya amat mencintai Maria, dirinya ingin Maria bersama dengan pria yang dicintai dan mencintai Maria, tidak cukup hanya Young Joon yang mencintai Maria. Young Joon menyakinkan bahwa Yoo Chun sudah pantas menjadi pendamping Maria, sama seperti janji masa kecil Young Joon yang akan memilih lelaki terbaik sebagai suami Maria. Seung Ho yang mengantar Maria ke altar juga menyatakan bahwa bagaimanapun juga Maria adalah putri keluarga Park.

Yoo Chun mengasingkan diri di Indonesia bersama Maria dan Se Jin. Akhirnya Maria meninggal di pelukan Yoo Chun saat menikmati sunset di pantai.

Beberapa tahun kemudian Young Joon sudah bekerja di perusahaan. Seung Ho dan Se Jin menghabiskan waktu tuanya di rumah lama mereka di Indonesia, yang juga tempat Maria terakhir. Se Jin tidak mau pergi dari rumah itu karena merasa dekat dengan Maria.

Min Ho bukan saja menjadi penyanyi, tetapi juga seorang aktor. Dan ternyata Yoo Chun telah menjadi bos dari management artis Min Ho yang baru. Memang itulah kemauan Maria. Maria meminta Yoo Chun menjaga dan membantu Min Ho dalam dunia entertainment karena Min Ho benar-benar menyukainya, bukanlah sebuah pemberontakkan pada Seung Ho. Selain itu, Yoo Chun juga mempunyai tanggung jawab menjaga dan membesarkan Kim Yoon Hee, putrinya bersama Maria.

Fiction Story - Just 1 year

Aku bingung mau ceritakan bagaimana dapat ide ini. Hhhhhmmmm, anehnya aku dapat ide ini tiba-tiba di gereja. Dasar!! Bukannya dengarkan khotbah, eh malah mikirin jalan cerita…Hehehehehehehehehehe….

Claudia tiba di bandara Incheon, Seoul, Korea Selatan. Ia dijemput oleh suruhan dari perusahaan tempatnya bekerja menuju apartement yang sudah disediakan sebelumnya. Claudia memandang keindahan malam kota Seoul. Kepindahannya ke kota itu bukanlah tak beralasan. Claudia sengaja meminta atasannya untuk dipindahkan menjadi CEO di kawasan Asia Pasifik.

Sebagai CEO, tugas Claudia tidak dapat dikatakan mudah, namun waktu kerja yang dimilikinya bebas. Claudia tiap harinya ada dalam kerumunan penggemar para selebriti cowok, dengan tampilan usianya yang sebenarnya, 22 tahun. Di tengah kerumunan itu, Claudia sama seperti gadis-gadis lainnya, berpakaian santai. Namun berbeda jika ada di kantor, Claudia tampil sangat tegas dan anggun. Tak ada yang menyangka di usianya yang masih muda itu, Claudia memiliki kemampuan yang luar biasa, dia sudah lulus S2 di usia 20 tahun. Claudia sudah bekerja di perusahaan itu 6 tahun, sejak dirinya masih kuliah S1.

Suatu malam, Claudia sedang makan malam, namun belum lagi makan, Claudia mendapat telepon dari kantor pusat. Claudia langsung menuju kasir, mau bayar bon makanannya, namun orang yang di depannya sepertinya sedang mencari dompetnya sehingga membuka isi tasnya. Karena melihat Claudia tampak terburu-buru, pria tersebut mempersilahkan Claudia untuk bayar duluan. Karena terlalu ribet, Claudia meletakkan telepon genggamnya yang lain di atas meja kasir. Sambil masih bertelepon, Claudia membayar dan langsung mengambil telepon genggam yang tergeletak di atas meja kasir.

Claudia segera menuju kantornya, ia langsung menuju ruang kerjanya dan tampak mencari sesuatu. Claudia kemudian mengambil telepon genggamnya yang lain untuk menelepon Chang Min, asistennya. Claudia menekan nomor dial, tapi tidak menyambung ke nomor Chang Min. Claudia memperhatikan telepon genggam tersebut dan menyadari bahwa telepon itu bukanlah miliknya. Claudia langsung menghubungi nomor telepon genggamnya dan meminta alamat untuk mengambil telepon genggamnya.

Claudia berdiri di depan pintu. Dari pintu itu, tak salah lagi bahwa dirinya melihat Jessica, salah seorang anggota Queen, keluar dari rumah itu. Claudia mengetuk pintu. Betapa kagetnya Claudia, bertemu dengan Baek Yoon Jae, salah satu anggota Super Idol, setengah telanjang dan membuka pintu dengan manja, mengira bahwa yang mengetuk adalah Jessica. Kesempatan ini tak dibuang oleh Claudia. Claudia menerobos masuk dan langsung meminta Yoon Jae menjadi pacarnya untuk mengganti tutup mulut atas apa yang dilihatnya.

Yoon Jae kesal setengah mati mengetahui wanita di hadapannya itu tidak hanya tidak sopan, tapi juga gila. Meskipun sebenarnya wanita itu cantik dan sangat menarik. Yang buat tambah kesal, wanita itu berani mengancamnya.

Claudia menyadari bahwa Yoon Jae merasa dirinya tidak waras. Claudia meminta Yoon Jae untuk tidak mengambil petugas keamanan. Claudia memperkenalkan dirinya sebagai penggemarnya, berusia 22 tahun. Claudia meminta Yoon Jae berpacaran dengannya 1 tahun tanpa diketahui oleh siapa pun. Jika Yoon Jae merasa kaget, mereka berdua dapat menjadi teman dulu. Jika mereka bertemu di depan banyak orang, berpura-pura tidak kenal. Claudia bersedia menjadi yang kedua setelah Jessica.

Yoon Jae tak habis pikir dengan tawaran wanita yang bernama Claudia ini. Terlebih lagi mendengar alasan wanita itu menyukainya dan ingin dirinya menjadi pacarnya. Wanita itu ingin memiliki pacar yang kriterianya seperti Yoon Jae. Berdasarkan dari media, wanita itu mengumpulkan kriteria para selebriti cowok dan akhirnya memilih Yoon Jae untuk menjadi pacarnya selama 1 tahun selama dirinya di Seoul untuk pertukaran pelajar.

Claudia menawarkan surat perjanjian untuk menyakinkan Yoon Jae. Tidak akan ada photo. Tidak diketahui media. Konsekuensinya hubungan harus diakhiri saat itu juga dan Claudia akan langsung menghilang.

Pada saat menunggu jawaban, Claudia mendapat telepon dari kantor pusat. Ia menjawab telepon tersebut dengan agak menjauh. Setelah selesai, Claudia pamit dan mengatakan bahwa jika Yoon Jae setuju, maka Yoon Jae menelepon telepon genggamnya dengan telepon genggam milik Claudia. Jika tidak, maka cukup mengirim pesan alamat rumah dan Claudia juga akan mengirim alamat rumahnya untuk mengantar telepon genggamnya via pos.

Yoon Jae akhirnya menelepon Claudia. Claudia datang ke rumah Yoon Jae dan menyerahkan surat perjanjiannya. Claudia berjanji akan menuruti semua permintaan Yoon Jae supaya tidak ketahuan dan akan tutup mulut. Claudia akan datang tiap hari dan mengurus rumah Yoon Jae. Jika ketahuan orang, Yoon Jae bisa berdalih mengatakan bahwa Claudia adalah pengurus rumahnya.

Sejak hari itu, Claudia berpacaran dengan Yoon Jae. Claudia benar-benar membagi waktunya dengan baik sehingga Yoon Jae tidak tahu mengenai pekerjaan Claudia sebagai CEO. Kalau berkencan di luar, Claudia harus ikut menyamar.

Awalnya Yoon Jae memang bermaksud hanya untuk menutup mulut Claudia. Namun meskipun hubungannya dengan Jessica sudah berakhir, Yoon Jae masih nyaman dengan kehadiran Claudia. Tak jarang mereka berdua berantem hal-hal kecil, namun dapat cepat kembali berbaikan. Claudia seakan-akan dapat membaca pikiran atau perasaan Yoon Jae. Dan hebatnya gadis itu sepertinya bisa melakukan segala sesuatu, meskipun bukan gadis yang sempurna. Claudia mudah menangis jika menonton film drama atau melihat hal-hal yang menyedihkan. Claudia juga tidak tahan dengan alkohol dan rokok. Yang lucu Claudia itu takut naik sepeda dan takut dengan kegelapan.

Akhirnya Yoon Jae sendiri suka mengambil photo Claudia diam-diam dan menyimpannya di telepon genggamnya. Anggota grupnya yang lain suka menggodanya, termasuk Kim Jae Shin. Yoon Jae akhirnya sengaja membawa Claudia ke gereja dan mengenalkannya pada Jae Shin.

Claudia merasa senang karena Yoon Jae semakin hari tampaknya mulai menyukainya dan malah sudah mau berphoto bersama serta memperkenalkannya dengan teman satu grupnya. Namun sebenarnya Claudia juga merasa kurang tenang karena dirinya menyimpan rahasia besar yang selalu ditutupinya selama ini. Terlebih lagi waktu satu tahun itu tak terasa hampir dekat.

Yoon Jae merasakan perubahan sikap Claudia mendekati waktu satu tahun mereka. Namun saat ditanya Claudia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki masalah apa-apa. Akan tetapi Yoon Jae diberitahu oleh Jae Shin bahwa Jae Shin pada saat jalan bersama Joon Gi, Seung Ho, dan Sung Min melihat Claudia makan malam berdua bersama pria lain dengan tampilan anggun dan tampak berbeda.

Di hari satu tahun mereka, Claudia menyiapkan segalanya mulai pagi. Claudia menyiapkan sarapan untuk Yoon Jae. Kemudian mereka membersihkan rumah bersama dan malamnya makan malam bersama. Sebelum berpisah, Claudia mencium Yoon Jae.

Sejak perayaan satu tahun mereka berdua, Yoon Jae tidak dapat menghubungi Claudia. Pada saat perayaan itu sebenarnya dirinya ingin menanyakan mengenai apa yang dilihat Jae Shin, namun Jae Shin sendiri tidak yakin kalau wanita itu Claudia.

Namun tak disangka-sangka, Yoon Jae yang bersama seluruh anggota Super Idol menghadiri pesta pernikahan bosnya, bertemu dengan Claudia. Claudia datang dengan tampilan anggun dan menggandeng seorang pria asing. Pria asing itu ternyata kenal dengan Jae Shin. Bersama dengan Claudia, menghampiri Jae Shin, Yoon Jae dan lainnya. Pria itu ternyata bernama Ronald, putra pemilik Bank Internasional ternama yang memang sering memberikan kredit dalam perusahaan-perusahaan besar di Korea Selatan. Ronald kemudian memperkenalkan wanita yang digandengnya itu sebagai CEO bank miliknya itu untuk wilayah Asia Pasifik. Wanita itu adalah Claudia, yang dua hari yang lalu masih menjadi pacar Yoon Jae, ternyata seorang CEO bank terkemuka. Yang menakjubkan Claudia seakan-akan baru bertemu dengan Yoon Jae dan Jae Shin. Kemudian ada seorang pria yang memanggil Claudia, Claudia pamit dan bersama pria itu bertemu dengan seorang pengusaha terkenal.

Ronald mengatakan bahwa Claudia itu adalah wanita yang pernah diceritakannya pada Jae Shin. Yoon Jae menatap Jae Shin penasaran. Jae Shin menceritakan bahwa Ronald sudah menyukai Claudia sejak masa sekolah menengah, namun Claudia selalu menolaknya. Ronald menambahkan bahwa Claudia memang susah ditaklukkan, sudah banyak pria mencoba, tapi ditolak. Namun Ronald mendapat kabar bahwa Claudia memiliki kekasih di Seoul. Karena itulah, Ronald datang. Ronald penasaran dengan pria yang menaklukan Claudia. Terlebih Claudia tampak berbeda dari yang biasanya. Namun Ronald tak berani menanyakannya pada Claudia.

Tak lama kemudian Claudia kembali dengan tersenyum. Ronald menggoda Claudia karena untuk sekian kalinya berhasil mendapatkan targetnya. Claudia dengan senyum nakalnya mengatakan bahwa jika dia sudah menentukan sasaran, maka dia tidak akan gagal. Dengan begitu, maka dirinya bisa tenang pindah ke Paris dan memenuhi targetnya tepat 1,5 tahun seperti yang dijanjikannya. Tapi tak lama Chang Min datang dan menyerahkan telepon dari kantor cabang di Jepang. Setelah berbicara ditelepon, Claudia pamit pada Ronald dan mengatakan bahwa dirinya akan ke Jepang malam itu juga. Claudia berjanji akan menemui Ronald di Paris. Namun Ronald malah ikut dengan Claudia.

Malam itu Yoon Jae benar-benar mabuk. Hatinya benar-benar terasa sangat sakit. Apalagi jika ia berada di apartementnya. Yoon Jae mengingat semuanya. Terutama pertemuan pertamanya dengan Claudia. Claudia datang begitu saja, kemudian pelan-pelan mengambil hatinya, dan akhirnya malah meninggalkannya begitu saja.

Namun satu bulan kemudian, Yoon Jae mendapat paket. Ia begitu kaget karena paket itu berisi sweater sulaman yang persis sedang dibuat oleh Claudia. Namun tidak ada nama pengirim atau tanda-tanda kalau paket tersebut dikirim dari luar negeri.

Satu bulan kemudian, Yoon Jae mendapatkan lukisan dirinya dalam ukuran besar. Yoon Jae pernah melihat lukisan ini sebelumnya di studio tempat Claudia melukis, Claudia selalu menutupinya dengan kain jika Yoon Jae datang.

Bulan selanjutnya, Yoon Jae mendapat keramik yang sebelumnya dijanjikan oleh Claudia. Dan sama saja dengan paket sebelumnya, tidak ada nama pengirimnya. Paket selalu datang tiap bulan dengan isi berupa barang-barang yang dijanjikan oleh Claudia. Namun setelah bulan keenam, kiriman paket itu berhenti.

Tak diduga bulan kedelapan, paket itu datang berisikan album photo Yoon Jae yang diambil diam-diam.Sejak awal pertemuannya dengan Claudia hingga bulan lalu. Selain itu, juga ada perkamen lagu dan syair. Yoon Jae tahu bahwa pengirimnya pasti orang yang sama. Yoon Jae juga merasa bahwa Claudia pasti ada di Seoul. Terlebih Yoon Jae mendapat berita bahwa Claudia hanya satu bulan menangani Paris, namun kemudian resign dan menghilang.

Di bulan berikutnya Yoon Jae sengaja menunggu paket tersebut. Namun yang ada ternyata surat, yang benar-benar tertulis dari Claudia. Di dalam surat itu, Claudia meminta maaf karena ternyata satu tahun mereka berpacaran sangat singkat hingga ternyata dirinya harus memakan waktu tambahan untuk menyelesaikan semua janjinya pada Yoon Jae. Namun Claudia tak dapat menambah 1 tahun itu meski dirinya juga tidak rela berpisah. Claudia meminta maaf karena ia menyadari telah menyakiti Yoon Jae sewaktu pesta pernikahan. Tapi dirinya sekali lagi hanya ingin menepati janji. Namun Claudia meminta maaf karena telah melanggar janjinya untuk memphoto Yoon Jae. Hal tersebut sangat sulit untuk ditepatinya.

Bulan berikutnya, surat dari Claudia datang lagi. Kali ini Claudia membicarakan sifat-sifat kelebihan Yoon Jae dan kekurangan Yoon Jae yang dikritik Claudia untuk segera diubah. Saat membaca itu, Yoon Jae merasakan bahwa Claudia ada di sekitarnya. Menyadari hal ini, Yoon Jae bertekad ingin mengetahui keberadaan Claudia.

Bulan kesebelas, Claudia malah berbicara mengenai beberapa artis perempuan atau staf perempuan. Claudia menilai bahwa wanita itu sesuai dengan karakter Yoon Jae dan sepertinya juga menyukai Yoon Jae. Claudia meminta Yoon Jae belajar membuka hati dan melupakan Claudia.

Suatu hari, saat sedang terburu-buru, tas Jae shin terjatuh dan memasukkan barang-barang sembarangan. Yoon Jae melihat ada yang terjatuh. Yoon Jae memungutnya dan ingin memberi pada Jae Shin. Namun Yoon Jae menyadari bahwa amplop itu bertulisan untuknya dan dibelakangnya ada nama Claudia. Yoon Jae heran mengapa Jae Shin memiliki surat tersebut. Yoon Jae membuka surat tersebut. Ternyata itu adalah surat untuk bulan keduabelas, yang berisi kenangan Claudia waktu hari pertama mereka pacaran dan hari peringatan satu tahun mereka. Claudia mengatakan bahwa dirinya senang menjadi pacar Yoon Jae dan sangat mencintai Yoon Jae. Claudia meminta Yoon Jae juga selalu mengenang hal manis mereka dan melupakan hal pahit, kemudian memulai untuk mencintai wanita yang jauh lebih baik dari Claudia dan bisa bersama Yoon Jae selamanya.

Yoon Jae berpikir-pikir mengapa Jae Shin menyimpan surat yang akan didapatnya dua hari lagi. Yoon Jae juga mengingat bahwa dia sering bertemu Jae Shin di kantor sewaktu mengambil paket atau surat dari Claudia. Yoon Jae langsung menghampiri Jae Shin dan menanyakan mengapa Jae Shin memiliki surat itu. Jae Shin kaget dan hanya diam. Yoon Jae penasaran dan memaksa Jae Shin untuk berbicara. Yoon Jae memaksa Je Shin untuk mengatakan keberadaan Claudia. Akhirnya Jae Shin mengatakan bahwa Claudia telah meninggal. Yoon Jae yang tak percaya memukul Jae Shin. Jae Shin meminta maaf karena tak memberi tahu, tapi hal tersebut adalah permintaan terakhir Claudia.

Jae Shin menyatakan bahwa alasan mengapa pada bulan ketujuh tidak ada paket dan bulan kedelapan malah datang langsung dua paket, karena pada bulan keujuh itulah Claudia meninggal. Claudia ternyata mengidap kanker. Pada bulan kedelapan, Ronald menghubungi Jae Shin untuk membantu mengirim paket sisa Claudia untuk Yoon Jae hingga bulan depan, tepat satu tahun perpisahan mereka.

Jumat, 10 Desember 2010

Fiction Story - First Love

Setelah berkali-kali menonton MV Day By Day dari Big Bang, I’m Sorry I Love You dari Gummy, dan terakhir Take Care of My Girlfriend dari Beast, aku membuat jalan cerita ini. Maaf jika sedikit aneh, namanya juga masih belajar. Masih tak jauh beda dari cerita fiktif sebelumnya. Maklum belum professional, makanya jangan ditertawakan yah. Kalau masukan yang membangun aku tampung.

Claudia heran dengan Jasmine yang tiba-tiba semangat ingin ikut menemaninya mengikuti audisi pencarian bakat sebuah management artis terkenal di Korea Selatan. Namun ia tak mempermasalahkan lebih lanjut. Claudia merasa senang akhirnya Jasmine mau mendengar sarannya untuk hidup lebih santai di usianya yang baru 20 tahun.

Jasmine terpilih sebagai juara. Mengenai hal ini, Claudia sudah menduganya. Ia sangat mengenal teman satu kamarnya ini. Jika Jasmine sudah bersemangat, maka pasti akan diraih dengan kemampuan terbaik. Terlebih lagi catatan prestasi Jasmine dan kemampuan seninya tak perlu diragukan.

Perusahaan yang mengurus surat-surat izin Jasmine. Jasmine mengikuti training yang diselenggarakan perusahaan tersebut. Sejak awal Jasmine sudah menonjol. Selain karena cantik, kemampuannya pun diakui, bukan hanya oleh sesame trainee, tetapi juga oleh para pelatih. Hanya berselang enam bulan, Jasmine diminta menjadi model dalam MV Teen dan dua bulan kemudian Jasmine sudah debut sebagai penyanyi. Ini adalah waktu training paling singkat. Namun tak bisa dipungkiri bahwa Jasmine memang mampu untuk segera debut. Apalagi sejak kemunculan di MV Teen, Jasmine sudah menarik perhatian.

Debut Jasmine mendapat sambutan baik. Namun Jasmine juga tidak terelak dari para antifans. Tak disangka Claudia datang. Claudia tinggal bersama Jasmine. Meski tidak menceritakan beban tertekan yang dirasakannya karena antifans, namun Jasmine merasa lega karena ada Claudia yang ia tahu bahwa akan mendukungnya. Claudia diangkat menjadi asisten Jasmine.

Di saat libur, Jasmine suka menghabiskan waktunya untuk memasak. Hal ini dimanfaatkan oleh Claudia. Claudia mengundang semua artis yang satu management artis dengan Jasmine. Claudia melakukan hal tersebut untuk semakin mendekatkan Jasmine dengan rekan-rekannya, karena selama ini Jasmine terkesan tertutup. Bukan hanya sering mengundang main ke apartement mereka, Claudia juga sering sengaja membawa masakan Jasmine ke kantor untuk dibagi-bagikan dengan para staf dan karyawan, sehingga ada jalan supaya mereka bisa merasa akrab dengan Jasmine. Sebenarnya Jasmine tidak sombong, namun memang dirinya kurang bisa untuk memulai duluan untuk berkenalan. Karena Claudia, akhirnya Jasmine mulai merasa nyaman dengan rekan dan para staf.

Di antara rekan-rekannya, Jasmine paling dekat dengan anggota Teen, terutama Joe. Joe adalah anggota termuda dan memang lebih muda dari Jasmine 2 tahun. Jasmine dan Joe juga pernah berciuman dalam MV Teen sebelum Jasmine debut. Kedekatan Jasmine dan Joe sebenarnya sudah seperti orang berpacaran. Claudia juga sangat mendukung hal tersebut karena selama dia berteman dengan Jasmine baru kali itu ia melihat Jasmine dekat dengan seorang laki-laki tanpa ada misi atau maksud dibelakangnya. Namun Claudia menyangkalnya dan mengatakan bahwa dirinya hanya menganggap Joe teman biasa dan terkadang seperti adiknya.

Tak lama Jasmine mendapat tawaran bermain dalam drama. Di sini Jasmine bertemu dengan Minho. Minho adalah lawan main Jasmine di serial tersebut. Minho gencar mendekati Jasmine dan hal tersebut diterima oleh Jasmine. Jasmine dan Minho menjalin hubungan dan hal tersebut menjadi pemberitaan heboh. Meskipun Jasmine dan Minho resmi menjadi pasangan, namun Jasmine sering bersikap dingin dengan Minho. Jasmine sering menolak ajakan Minho keluar,malah memilih keluar bersama Joe. Di waktu senggangnnya juga Jasmine lebih memilih menghabiskan waktunya bersama Joe seperti biasa. Ternyata memang itulah maksud Jasmine. Jasmine yang mengetahui sepak terjang Minho yang playboy, ingin memberi pelajaran untuk Minho. Meskipun Jasmine menerima ajakan Minho, namun semua kejutan-kejutan atau rayuan Minho ditanggapi dingin oleh Jasmine.

Claudia memberitahu Joe bahwa Jasmine hanya ingin memberi pelajaran pada Minho. Selain itu, Claudia juga menyatakan dukungan untuk Joe menyatakan perasaan sebenarnya pada Jasmine terlebih Claudia yakin Jasmine juga menyukai Joe. Joe juga yakin dengan perkataan Claudia karena meski Jasmine berpacaran dengan Minho. Jasmine lebih memilih bersamanya ketimbang Minho.

Joe sengaja membuat gossip dengan seorang model wanita. Seperti yang diharapkan, Jasmine sedikit terpancing emosinya. Hal ini membuat Joe yakin untuk menyatakan perasaan pada Jasmine. Pada acara ulang tahun Claudia, Joe sengaja membawa Sisca dan tampak mesra. Hal ini membuat Jasmine meskipun ada Minho disampingnya gerah. Akhirnya Jasmine memutuskan keluar dari ruangan itu dan diikuti oleh Joe. Joe semakin memanas-manasi Jasmine, namun akhirnya Joe malah mencium Jasmine. Meski awalnya kaget,namun akhirnya Jasmine malah membalas.

Jasmine memutuskan Minho dan menjalin hubungan dengan Joe. Sama seperti dulu, Jasmin dan Joe bukan hanya kelihatan akrab tapi juga mesra. Meski keduanya sibuk dengan jadwal yang padat, tapi mereka tetap berusaha mengatasinya. Hubungan mereka juga tak lepas dari berantem. Joe dan Jasmine tidak hanya berbagi hal yang bahagia, tapi juga hal sedih.

Tak diduga Jasmine jatuh pingsan. Claudia yang menemukannya. Namun, Jasmine tidak mau dibawa ke rumah sakit. Jasmine tidak memperpanjang kontraknya dan tidak menerima tawaran dari pihak manapun. Jasmine terkesan ingin berpamitan. Jasmine akhirnya mengakui hal sebenarnya. Claudia sangat sedih dan kecewa karena Jasmine menyembunyikan hal tersebut darinya. Namun akhirnya Claudia mengikuti semua permintaan Jasmine. Setelah kontraknya habis,Jasmine menghilang.

Joe benar-benar tidak menyangka bahwa Jasmine benar-benar meninggalkannya. Ia menyesal karena menolak menemui Jasmine terakhir kali hingga akhirnya hanya menerima surat yang ditinggalkan Jasmine. Pada saat membaca surat tersebut, Joe mengira Jasmine hanya menggertaknya karena marah Joe terlalu sibuk akhir-akhir ini. Yang membuat Joe kesal bahkan Claudia juga tak mengetahui keberadaan Jasmine.

Beberapa bulan kemudian, Joe mendapat info dari Yonghwa, pacar Claudia dan juga anggota Teen mengenai Jasmine. Ternyata Claudia tahu keberadaan Jasmine, namun selama ini menyembunyikannya. Yonghwa mengajak Joe mengikuti Claudia.

Betapa kagetnya Joe dan Yonghwa melihat Claudia yang menangis. Ternyata Jasmine yang telah terbujur kaku. Joe masih tidak percaya. Setelah mencari-cari, namun Joe malah menemukan Jamine telah meninggal. Akhirnya Claudia menceritakan bahwa Jasmine sengaja mengasingkan diri dan menghilang karena tidak mau dilihat orang sewaktu sakit terutama Joe.Claudia mengatakan bahwa Jasmine terkena kanker otak. Jasmine memiliki kemungkinan hidup jika dioperasi, namun Jasmine menolaknya karena dirinya tak mau melupakan semua tentang Joe.

Selasa, 07 Desember 2010

Lee Kyu Han


Name: 이규한 / Lee Kyu Han (Lee Gyoo Han)
Profession: Actor
Birthdate: 1980-Aug-04
Birthplace: South Korea
Height: 178cm
Weight: 70kg
Star sign: Leo
Talent agency: Namoo Actors
Education: Kookmin University (Drama major)
Hobbies: Snowboarding, dancing and swordsmanship

TV Shows

Smile, You (SBS, 2009)
Soul (MBC, 2009)
Que Sera, Sera (MBC, 2007)
Love Needs a Miracle (SBS, 2005)
My Lovely Sam-Soon (MBC, 2005)
Like It Hot (MBC, 2000)
Kaist (SBS, 1999)
A March (SBS, 1998)
Love and Success (MBC, 1998)

Movies

Mapado 2 (2007)
The Other Side of the Sun

Awards

2005 SBS Awards New Star Award








cr : lilyjh@youtube




cr : lilyjh@youtube

Ganteng kan ? Aku baru nyadar dengan dirinya karena permainan cowok satu ini di Que Sera Sera...

Que Sera Sera (Korean Drama 2007)

Ini drama tahun 2007. Tapi aku baru selesai menontonnya beberapa hari lalu. Ini benar-benar cerita kisah cinta segiempat yang rumit. Benar-benar rekomendasi.


Cast

Eric as Kang Tae Joo
Jung Yoo Mi as Han Eun Soo
Yoon Ji Hye as Cha Hye Lin
Lee Kyu Han as Shin Joon Hyuk

Extended Cast

Lee Eun Song as Han Ji Soo (Eun Soo’s sister)
Geum Bo Ra as Eun Soo’s mother
Song Jae Ho as Cha Hyung Min (Hye Lin’s father)
Yoon Mi Ra as Yoon Jung Im (Hye Lin’s mom)
Kang Jung Hwa as (Tae Joo’s ex-girlfriend, cameo)
Jang Tae Sung
Hong Choong Min
Jung Young Geum
Choi In Sook
Park Kwang Jung
Yoo Tae Woong


Kang Tae Joo yang seorang playboy tak sengaja berkenalan dengan Han Eun Soo yang tertidur depan pintu apartemennya. Eun Soo mencari adiknya yang kabur dari rumah. Ternyata Eun Soo salah nomor apartement. Dengan pertemuan itu, lama kelamaan keduanya menjadi dekat. Apalagi Eun Soo memang menyukai Tae Joo, terlebih setelah Tae Joo sengaja menciumnya di dalam lift karena ingin menggoda Eun Soo. Akhirnya Tae Joo setuju pacaran dengan Eun Soo.

Di lain sisi, Shin Joon Hyuk yang baru pulang dari Amerika harus bersikap dingin terhadap Cha Hye Lin, wanita yang dicintai, yang juga merupakan adik angkatnya. Hye Lin juga sangat mencintai Joon Hyuk, bahkan dirinya sengaja mengacaukan acara perjodohannya. Karena ancaman ibu Hye Lin, Joon Hyuk benar-benar bersikap dingin dan meninggalkan Hye Lin.

Untuk membuat Joon Hyuk cemburu, Hye Lin meminta Tae Joo jadi pacar pura-puranya. Tae Joo akhirnya meninggalkan Eun Soo. Pada saat Joon Hyuk dikagetkan dengan berita tentang liburan bersama Hye Lin-Tae Joo, Eun Soo yang baru menyelamatkan Joon Hyuk juga kaget. Karena menjadi pacar Hye Lin, Tae Joo jadi masuk World Mall, mall milik keluarga Hye Lin. Padahal Eun Soo juga baru diangkat jadi pegawai tetap.

Karena Eun Soo menyelamatkan Joon Hyuk, keduanya dekat. Karena Tae Joo gerah melihat kedekatan keduanya, Eun Soo semakin mau saja dekat dengan Joon Hyuk. Bahkan di hadapan Tae Joo, Eun Soo mencium Joon Hyuk. Eun Soo dan Joon Hyuk pun pacaran. Hal ini membuat Tae Joo menyadari perasaannya selama ini dan menyatakan cinta pada Eun Soo. Akhirnya mereka bersama.

Tapi kebersamaan keduanya tak lama. Adik Eun Soo harus melakukan operasi transplasi jantung. Oleh sebab itu, Tae Joo memutuskan Eun Soo dan kembali ke Hye Lin yang kini benar-benar menyukai Tae Joo (Eun Soo tidak tahu kalau alasan Tae Joo melakukan hal tersebut untuk dirinya dan adiknya). Eun Soo yang menderita karena dicampakkan kedua kalinya malah menerima lamaran Joon Hyuk yang tetap rela menerima Eun Soo yang memanfaatkan dirinya.

Eun Soo menikah dengan Joon Hyuk. Tae Joo bertunangan dengan Hye Lin. Setelah menikah Joon Hyuk malah mulai menunjukkan kecemburuannya, ia sengaja memberitahu Tae Joo mengenai Eun Soo yang sedang hamil dan melarang Eun Soo pergi kemana-mana. Malah Joon Hyuk mencurigai ayah dari bayi yang dikandung Eun Soo. Karena tertekan, Eun Soo keguguran. Joon Hyuk menyadari bahwa kecemburuannya telah menyakiti Eun Soo dan membunuh bayi mereka.

Tae Joo yang menyadari bahwa dirinya tak dapat membohongi dirinya lagi. Meminta maaf pada Hye Lin dan meninggalkan Hye Lin. Joon Hyuk juga pamit meninggalkan Eun Soo. Dua tahun kemudian barulah Tae Joo menemui Eun Soo di depan pintu apartementnya sama seperti mereka pertama kali bertemu.

Ini ada OST

W & Whale Moonrise (月狂)





cr : Lovedbsktvsq@youtube

Minggu, 05 Desember 2010

Fiction Story - Love is...

Cerita baru lagi. Aku dapat ide ini karena aku tak bisa tidur semalaman dan sepanjang itu aku selalu melihat MV K-Pop, MV fanmade Sungkyunkwan Scandal dan We Got Married. Latar belakang dan karakter cerita ini tak jauh beda dengan cerita “It’s okay, Jo

Seorang cewek bernama Margareth. Ia seorang gadis yang jenius. Pada usia 18 tahun ia sudah menyelesaikan program sarjananya dan mendapatkan beasiswa. Padahal Margareth berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu dan merupakan anak yatim piatu. Ayahnya meninggal pada saat Margareth kuliah tahun kedua.

Margareth mengikuti audisi yang diselenggarakan sebuah kantor agensi artis Korea. Margareth menyukai artis-artis dari kantor agensi tersebut. Sebenarnya Margareth awalnya hanya ingin menemani Cynthia untuk audisi. Namun ternyata yang terpilih adalah Margareth. Cynthia sendiri tidak diterima, tapi memang itulah tujuan Cynthia. Cynthia yang hanya mengetahui Margareth seorang yatim piatu yang mengandalkan pekerjaan sebagai pemain piano di acara-acar pernikahan, tidak mau Margareth yang begitu berbakat dan menarik memendam bakatnya. Cythia merasa nyaman dengan Margareth yang selalu dapat menjadi sahabat yang baik bagi Cythia.

Margareth memang sangat menonjol. Ia cantik, tinggi, dan langsing. Margareth juga memiliki kemampuan titik nada sempurna dan kemampuan dance yang lumayan. Nilai plus lainnya usia Margareth yang masih 20 tahun, tapi sebentar lagi akan bergelar Master.

Setelah menyelesaikan semua urusan di Amerika Serikat, Margareth langsung menuju Korea Selatan, Seoul. Segala berkas dirinya selama di Seoul diurus oleh kantor agensi. Sejak saat itu, Margareth mendapat pelatihan untuk persiapan debut. Namun hanya dalam 3 bulan, Margareth langsung diminta untuk menjadi penari latar grup MissA dan G-Na. Pada bulan ke-6,Margareth sudah mendapat materi untuk persiapan debut. Hal ini tentu membuat iri trainee lainnya yang bahkan sudah lebih lama. Namun mereka tidak dapat memungkiri bahwa Margareth memang mampu, selain itu Margareth bukanlah anak yang sombong. Margareth ramah kepada semua dan mau membantu.

Persiapan untuk debut Margareth hampir rampung. Sebelum debut, Margareth diminta untuk menjadi model dalam MV 2PM. Syuting berjalan lancar dan menyenangkan. Margareth yang memang memiliki daya tangkap yang hebat membuat lebih mudah meskipun hal tersebut merupakan pengalaman pertama bagi Margareth. Penampilan Margareh dalam MV tersebut menarik perhatian orang karena MV kali ini dibuat seperti jalan cerita dan Margareth dalam cerita tersebut berciuman dengan 2 anggota, Nichkhun dan Taecyeon.

Hal tersebut memang maksud dari James. Banyak orang yang bertanya tentang Margareth. Para anggota 2PM melalui akun twitternya mengenalkan Margareth sebagai trainee baru di kantor agensi mereka. Sementara itu, James juga mengeluarkan data pribadi mengenai Margareth. Berita tersebut semakin banyak menarik perhatian apalagi mengenai latar belakang pendidikan Margareth yang sudah menyandang gelar master di usianya yang masih 20 tahun. Sebenarnya orang-orang di kantor juga kaget dengan hal tersebut. Yang mereka ketahui hanyalah Margareth yang seorang yatim piatu dan bertahan hidup dari bermain piano di acara-acara pernikahan. Apalagi Margareth memang tidak pernah menunjukkannya, ia tampil sangat biasa.

Beberapa bulan kemudian, akhirnya Margareth debut sebagai seorang solois wanita. Sebelum debut, ia melakukan pemotretan dan syuting untuk pembuatan MV. Debut Margareth dinanti. Sebelum debut, Margareth sudah disebut sebagai gadis jenius. Ternyata hasilnya seperti yang diharapkan James. Margareth disukai dan diakui memiliki suara dan musikalitas yang bagus. Margareth memiliki jadwal panggung yang cukup padat ditambah masih dilakukannya latihan tiap hari.

Apabila Margareth memiliki waktu senggang dia akan memasak seharian di apartementnya kemudian ia akan membawanya ke kantor dalam bentuk paket siap makan. Ia akan memberi mulai dari staf keamanan hingga resepsionis, bahkan petugas kebersihan. Oleh sebab itu, ia disukai oleh para karyawan.

Margareth berulang tahun ke-21. Penggemarnya banyak mengirim kado untuknya. Untuk merayakan ulang tahunnya, Margareth pergi ke rumah yatim piatu dan menyerahkan paket berisi perlengkapan sekolah, kaos, dan makanan. Malamnya Margareth mengundang karyawan, James, dan para artis untuk main ke apartementnya. Margareth yang masak sendiri. Para tamu mengagumi rumah dan interior apartement Margareth untuk ukuran seorang penyanyi pendatang baru. Akhirnya James membocorkan bahwa sebenarnya Margareth seorang pialang saham di Wallstreet. Jadi tidak heran kalau Margareth memiliki kantung uang yang tebal. Namun ia tak menunjukkannya lewat apa yang dipakai. Margareth menghabiskannya dengan beramal rutin.

Margareth juga sering diundang dalam acara talk show atau kuis. Melalui acara-acara ini, kemampuan akademik Margareth dibuktikan. Photo-photo Margareth kecil juga ditampilkan, menunjukkan Margareth yang memang sudah cantik sejak kecil. Pengalaman cinta Margareth juga terbuka ke publik. Ia hanya sekali berpacaran dengan kakak kelasnya sewaktu kuliah, akan tetapi Margareth menolak untuk membicarakannya lebih lanjut.

Margareth ikut variety show We Got Married. Tak disangka dirinya berpasangan dengan Yoochun, anggota TVXQ. Pasangan ini sejak awal banyak menarik perhatian dan lama kelamaan memang memiliki penggemar yang banyak, bahkan mengharapkan mereka berdua jadian dalam dunia nyata. Padahal sebenarnya di luar acara tersebu, Margareth jarang bertemu Yoochun. Meski bertemu di luar acara tersebut, mereka hanya bertemu di acara musik atau acara penghargaan. Namun entah karena memang sehati atau memang mempunyai selera yang sama, mereka sering tampil dengan busana yang matching.

Dalam acara tersebut menunjukkan sisi manusia Margareth. Margareth takut dengan serangga, kucing, dan gelang. Segala macam emosi Margareth juga ditunjukkan. Antara Margareth tidak ada yang lancar begitu saja, mereka berdua juga terkadang berdebat. Margareth diperkenalkan ke keluarga besar Yoochun. Hal ini membuat Margareth bahagia bahkan ia sampai menangis karena merindukan ayah dan ibunya.

Karena acara tersebut juga, Margareth jadi dekat dengan semua anggota TVXQ lainnya dan keluarga Yoochun. Kemunculan anggota TVXQ, Super Junior, SHINee, 2PM, 2AM, MissA, dan G-Na yang memang merupakan teman Yoochun dan Margareth satu management artis menjadi daya tarik lain dari pasangan ini.

Satu tahun acara itu, Margareth mendapat tawaran untuk main film musikal. Margareth mendapat peran sebagai seorang pianis. Film ini juga mendapat sambutan yang baik. Di dalam film ini, Margareth dipasangkan dengan Yoo Ah In, yang sebelumnya adalah lawan main Yoochun dalam sebuah drama. Oleh sebab itu, Yoochun juga datang sewaktu proses syuting, tepat di bagian romantis antara Margareth dan Ah In.

Margareth dan Yoochun bersama dalam acara tersebut selama satu setengah tahun. Selama itu mereka memiliki satu lagu duet bersama. Namun selama mereka bersama, mereka sering berduet bersama, entah Yoochun yang memainkan piano atau Margareth yang memainkan piano. Alasan mereka berpisah karena pada saat yang sama TVXQ dan Margareth akan mengeluarkan album, kemudian diikuti dengan konser. Di album barunya, Margareth akan menyanyikan lagu ciptaan Yoochun, sementara itu di album baru TVXQ Yoochun akan bernyanyi solo lagu yang diciptakan Margareth. Selain itu keduanya juga telah terjalin dalam hubungan serius. Berita ini membuat senang semua penggemar pasangan ini.

Ulang tahun Margareth ke-23 dirayakan bersama fans. Betapa kagetnya Margareth melihat David yang maju ke podium, menjadi salah satu penggemar yang beruntung menyampaikan pesan langsung ke Margareth. Setelah mengucapkan selamat ulang tahun, David malah meminta maaf. David meminta maaf karena dirinya tidak sengaja menyebabkan ayah Margareth meninggal. Margareth yang tak kuat segera meninggalkan ruang. David berusaha mengejar Margareth tapi ditahan oleh petugas keamanan. Yang dilakukan David membuat kehebohan. Akhirnya kisah ayah Margareth meninggal dan alasan Margareth putus dengan David terbuka ke publik.

Margareth menghilang sudah tiga hari. Hal ini membuat panik semua orang. Akhirnya Margareth menunjukkan diri ke kantor. Margareth datang untuk menyampaikan bahwa dirinya akan ikut bersama Yoochun selama TVXQ berserta satu management mereka pergi konser. Sebelumnya Margareth sudah meminta izin kepada Yoochun dan Yoochun yang membicarakannya dengan bosnya. Margareth diijinkan ikut dalam rombongan karena akan duet dengan Yoochun.

Margareth selama tampil biasa, seakan tidak ada masalah. Tapi di malam hari, saat sendirian di kamar Margareth akan menangis atau Margareth duduk termenung sendiri dan tampak sangat sedih. Hal ini diketahui Yoochun dan Minho, anggota SHINee, yang juga pernah melihat hal tersebut. Setelah bersama dengan TVXQ dan artis satu management, Margareth malah sengaja tidak ikut pulang bersama. Margareth lebih duluan pulang tanpa pamit. Yang membuat khawatir karena ternyata Margareth tidak pulang ke Seoul.

Margareth ternyata ke Amerika Serikat, mengunjungi makam ayahnya dan menemui Sylvia dan David. Sylvia adalah sahabat Margareth sejak dirinya pindah ke Amerika Serikat. Namun tanpa sepengetahuannya ternyata Sylvia malah iri dengannya sehingga akhirnya merebut David. Sylvia tidur dengan David di apartement Margareth dan Sylvia. Hal tersebut dilihat oleh ayah Margareth sehingga dirinya kena serangan jantung hingga akhirnya meninggal. Margareth menemui Sylvia untuk menjelaskan alas an Sylvia melakukan semuanya. Betapa sakitnya Margareth mengetahui bahwa Sylvia tersiksa sebagai sahabat Margareth sang cewek sempurna, sekeras apapun usaha Sylvia orang-orang tidak akan memandangnya. Dan sebenarnya David juga merasakan hal tersebut. Sylvia mengatakan bahwa Margareth hanya akan membebani orang-orang di sekitarnya dengan beban yang seharusnya tidak ada kalau Margareth menghilang. Margareth yang sedang kacau mengemudikan kendaraannya dan akhirnya mengalami kecelakaan.

Beberapa hari kemudian, James mendapat kabar bahwa Margareth meninggal dalam suatu kecelakaan mobil di Amerika Serikat. Kabar ini amat mengejutkan semua orang. James dan Yoochun segera ke Amerika Serikat untuk melihat jenazah Margareth. Meski hampir tak dikenali, tapi semua barang memang milik Margareth. David menemui Yoochun. Ia meminta maaf karena tidak mencegah Margareth yang sedang kacau hari itu, ia tampak merasa sangat bersalah.

Dua tahun kemudian dalam sebuah pesta ulang tahun sebuah perusahaan besar yang memakai TVXQ sebagai ambassasor, mereka hampir tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Maria yang dikatakan sebagai pewaris sah dari perusahaan tersebut sangat mirip dengan Margareth. Maria dan Margareth bagai pohon pinang dibelah dua. Hal ini tentu saja membuat Yoochun sangat kaget terlebih lagi ia benar-benar menyakini bahwa Margareth telah meninggal.

Anggota TVXQ diperkenalkan dengan Maria. Junsu yang pertama kali mengungkit mengenai Margareth. Namun Maria mengatakan bahwa sudah banyak orang yang mengatakan hal tersebut selama dirinya datang ke Seoul.

Sejak acara tersebut, Maria sering sengaja menemui TVXQ, pandangan matanya terutama tertuju pada Yoochun. Dari pertemuan-pertemuan itu semakin saja membuat para anggota terutama Yoochun kaget karena sifatnya sangat mirip dengan Margareth. Suatu hari Maria menceritakan bahwa sejak kecil dirinya sakit-sakitan karena jantungnya lemah, akhirnya dua tahun yang lalu, Margareth melakukan transplasi jantung dan beberapa sifatnya jadi berubah seperi sekarang ini, padahal sebelumnya dapat dikatakan bahwa Maria adalah gadis pemurung. Maria kemudian mengatakan bahwa sejak pertama kali bertemu dengan Yoochun, jantungnya selalu berdegup kencang. Maria berkelakar mungkin saja pemilik jantungnya adalah penggemar berat Yoochun.

Setelah beberapa bulan dekat, Yoochun merasa gundah. Ia mempertanyakan dirinya apakah dia menyukai Maria karena ada bayang-bayang Margareth. Namun nasehat dari teman-temannya membuat Yoochun untuk menjalin hubungan serius dengan Maria. Mungkin saja hal ini merupakan kesempatan kedua untuk Yoochun. Hubungan Maria dan Yoochun juga banyak dibicarakan baik kalangan bisnis maupun entertaintment.

Suatu hari Maria mengajak Yoochun ke ruangan keluarganya. Maria menceritakan tentang ayah dan saudara kembarnya yang meninggal saat usianya tiga tahun. Dua tahun kemudian ibunya menyusul. Maria sakit-sakitan sejak kecil dan hanya dapat belajar di rumah. Oleh sebab itu, ia tidak mudah bergaul dengan orang. Maria menunjukkan photo-photo dirinya dan saudara kembarnya yang bernama Margareth Virginia yang memiliki inisial yang sama dengan Maria, Maria Veronica. Saat Maria menyerahkan photo ayahnya, Yoochun sangat kaget. Yang ada di photo itu adalah ayah Margareth yang dulu pernah ditunjukkan photonya oleh Margareth. Yoochun masih tidak percaya bahwa Maria dan Margareth memang saudara kembar. Terlebih Maria yang selama ini mengetahui bahwa saudara kembarnya itu sudah meninggal sejak 22 tahun yang lalu. Ternyata saudaranya baru meninggal dua tahun yang lalu. Maria mempertanyakan kebenaran tersebut pada Tuan James, pengasuhnya sejak kecil.

Meskipun awalnya kaget, akhirnya Yoochun tetap bersama Maria. Ia menganggap bahwa hal tersebut adalah jawaban dari Maria untuk tidak lagi merasa bersalah. Bagaimanapun juga Maria memang bagian dari Margareth. Maria dan Yoochun akhirnya memutuskan untuk bertunangan. Pada saat memilih gaun, sebenarnya Yoochun mengingat Margareth sewaktu mereka melakukan wedding photoshoot sewaktu mereka bersama di We Got Married. Yoochun memandang wajah yang sama, meskipun ada sifat Margareth di sana, tapi wanita yang sedang mencoba gaun tersebut bukanlah Margareth. Namun jantung Margareth ada di tubuh Maria, jantung yang memberi kehidupan pada Margareth dulu, kini juga memberi kehidupan pada Maria. Yoochun menerima maksud perkataan Junsu padanya bahwa Yoochun diberi kesempatan sekali lagi.

Beberapa hari sebelum pernikahan mereka, Maria dan Yoochun ke Amerika Serikat. Betapa kagetnya Yoochun ternyata mereka ke rumah sakit tempat Margareth meninggal. Maria mengatakan bahwa dirinya ingin berterima kasih dengan dokter yang telah menyelamatkan hidupnya. Maria menemui dokter tersebut, tak lama disusul Yoochun. Tak disangka dokter tersebut keceplosan bertanya mengapa Maria bersama dengan keluarga pendonor, dokter menanyakan apakah keluarga telah mengetahui jantung Margareth telah ditransplasi tanpa izin. Tentu saja Yoochun dan Margareth kaget mendengar ini. Lebih kaget lagi setelah dokter itu mengakui bahwa sebenarnya Margareth masih punya kesempatan hidup, meski cacat. Tapi Tuan James memaksa mentransplasi jantung Margareth untuk menyelamatkan Maria.

Yoochun pergi duluan. Ia benar-benar terkejut mendengar hal tersebut. Sementara itu Maria juga segera pulang ke Seoul dan menemui Tuan James untuk mengkonfirmasi. Tuan James terkejut mengetahui bahwa satu lagi rahasia yang terbongkar. Tuan James beralasan bahwa Margareth memang sejak usia 3 tahun sudah mati, satu-satunya penerus adalah Maria. Maria tetap tidak terima. Tuan James dengan jelas bahwa jika mempertahankan Margareth, sama saja keluarga akan kehilangan pewaris karena Margareth cacat. Maria mengusir Tuan James.

Yoochun menceritakan mengenai Margareth dan Maria terhadap anggota TVXQ lainnya. Mereka sangat terkejut mendengarnya. Mereka membiarkan Yoochun menyendiri untuk menenangkan pikiran.

Maria yang sedang kacau malah mengalami kecelakaan. Tuan James menghubungi Yoochun, tapi Yoochun tidak menjawab. Akhirnya Tuan James menghubungi Jaejoong sehingga ia yang menyampaikan berita itu. Yoochun segera menuju rumah sakit. Setibanya di rumah sakit, Yoochun sedikit lega karena luka Maria tidak parah. Tuan James meminta maaf pada Yoochun. Tuan James menjelaskan alasannya. Tuan James yang sudah menjaga Maria sejak kecil sangat mengasihi Maria. Kecintaannya pada Maria membuatnya tega kejam mengambil nyawa Margareth untuk mempertahankan Maria. Tuan james menyatakan bahwa dirinya menyesal karena keegoisannya bukan hanya membunuh Margareth, tapi juga melukai Yoochun dan Maria.

Setelah Tuan James keluar, Maria bangun. Ia memandang Yoochun dan air mata mengalir. Maria meminta maaf karena dirinya telah menjadi perebut nyawa kakaknya sendiri dan sudah membuat Yoochun menderita kehilangan Margareth. Yoochun memeluk Maria dan mengatakan bahwa dirinya tidak ingin kehilangan untuk kedua kalinya.



-The End-

Senin, 15 November 2010

Fiction Story - It's Okay, Jo..

Yups, aku mau buat cerita khayalan lagi..bukannya mengetik utk persiapan seminar, aku malah mendapat ide baru..Yah, aku tahu kalau masih banyak kisah-kisah yg tanggung..tapi aku sudah lupa..aku susah buat melanjutkannya lagi...Maaf yah, maklum saja masih amatiran...

Aku mau buat cerita tentang cewek yang namanya Johanna. Yups, soal idenya dari mana..Yah datang ajah githu ajah..sebenarnya kisah ini termasuk amat sangat tak masuk akal lho..Heheehehehehe..Salah satu alasannya yah karena aku pakai tokoh-tokoh idol sekarang ^^

Suatu hari, beberapa hari sebelum wisudanya, James Park menemui Johanna. Ia menawarkan Johanna untuk diberi bantuan melanjutkan studi pasca sarjana di Inggris, dengan syarat Johanna bersedia mengikuti masa pelatihan untuk menjadi artis manajemennya. James Park sudah mempersiapkan konsep image Johanna nanti. Johanna meminta James Park menemui kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya juga tak lantas langsung percaya. Oleh sebab itu, untuk sementara papa Johanna akan ikut menemani putrinya.

Johanna melanjutkan sekolah pasca sarjananya. Papanya hanya menemani 2 bulan pertama, kemudian pulang kembali ke Indonesia. Johanna benar-benar dilatih luar biasa. Selain harus belajar untuk kuliahnya, dia juga harus berlatih menari, berlatih vokal, berlatih piano, dan tidak lupa bahasa. Johanna hanya menguasai 2 bahasa asing sebelumnya, bahasa Inggris dan bahasa Mandarin. Selama itu, bahasa tambahan yang dipelajari Johanna adalah Jepang, Korea, dan Prancis.

Tak jarang Johanna merasa sangat kesepian dan letih. Tapi itu hanya sebentar, karena untuk mengeluh saja dia tidak punya waktu. Karena hasil ujiannya bagus, Johanna ditawarkan untuk mengambil jenjang doktor. Dia tidak dapat menjawab karena harus membicarakannya dengan James Park. Tak di sangka, di pagi hari, saat ia tertidur di depan
notebooknya, pintu apartemennya berbunyi. Johanna langsung membukanya. Ternyata James Park dan beberapa pria lainnya. Johanna merasa familiar dengan wajah orang-orang tersebut. Johanna segera bergegas merapikan kertas-kertas dan buku-buku yang berserakan di atas meja beserta notebooknya. Johanna menjelaskan bahwa dirinya sedang mempersiapkan ujian untuk minggu depan. Baru saja membereskan, ternyata James Park membaca surat rekomendasi dari kampus tersebut.

James : Apa maksudnya ini ?

Johanna : Rekomendasi untuk melanjutkan program doktor krn dari hasil test terakhir, aku mampu untuk langsung melanjutkan. Kalau setuju, aku tak perlu ujian minggu depan. Tapi harus lanjut kuliah lagi, mungkin sekitar 1 atau 2 tahun lagi.

Johanna melihat raut wajah James yang berubah.

Johanna : Aku menolaknya.

Raut wajah James berubah tersenyum. James langsung mengenalkan Johanna dengan keenam pria yang ikut dengannya. Johanna langsung mengenali mereka. Mereka adalah 2PM. Johanna sebenarnya adalah fans mereka, mereka adalah salah satu penyemangat Johanna belajar bahasa Korea. Tapi Johanna memasang aksi biasa di hadapan mereka.

James Park kemudian memperkenalkan Johanna yg akan menjadi model dalam MV mereka. Di dalam MV tersebut, Johanna akan dipasangkan dengan Chansung, member paling muda di kelompok itu. James menjelaskan garis besar jalan cerita MV tsbt, yg akan menceritakan ttg penyesalan Chansung yg kehilangan Johanna krn kecelakaan mobil saat mereka bertengkar hanya krn mslh kecil. Di dlm penyesalan itu, Chansung akan mengingat ttg Johanna. Pertama, pertemuan di ruang latihan menari, Chansung melihat Johanna menari. Kedua, Chansung mengingat kebersamaannya di kamar & bermain piano bersama. Terakhir, beberapa saat sebelum kecelakaan. Di mana alasan mereka bertengkar hanyalah hal kecil.

Johanna yg memang susah utk dkt dgn org yg baru dikenal, hanya berlaku biasa, pdhal sebenarnya mereka ingin bergabung dgn mereka & mengenal lbh jauh. Akhirnya Johanna mengumpulkan keberanian utk menghampiri Chansung. Ia sekali lg memperkenalkan dirinya & mengajak Chansung utk lbh bertukar pikiran sehingga nanti tdk terlalu segan. Johanna mengajak berbicara basa basi ttg sekolah, kesan di Inggris, dan sebagainya. Akhirnya Johanna menemukan celah untuk mengajak Chansung untuk bermain game bersama. Johanna mengajak Chansung ke kamarnya utk bermain game. Ternyata hal ini mengajak anggota lainnya ikut.

Keesokannya Johanna yg memang selalu bangun pagi utk memasak sarapan, bangun lbh pagi utk menyiapkan sarapan utk lbh byk org sebelum ke kampus. Johanna pergi ke kampus dulu sebelum syuting yg dijadwalkan setelah makan siang. Setelah dr kampus, Johanna segera ke lokasi syuting yg dijanjikan, yaitu studio tari tmpt Johanna selama ini latihan. Setelah berganti kostum, Johanna menyapa Chansung.Untuk adegan pertama tdk terlalu memakan waktu. Kemudian mereka mengganti kostum, beralih ke adegan kedua. Johanna memakai kemeja putih kebesaran dan hot pants. Sambil menunggu, Johanna iseng-iseng bermain piano. James yang baru saja datang menghampiri Johanna dan meminta Johanna memainkan satu lagi. Johanna yang sedang senan mendengar Canon, ia pun memainkannya.

Satu hari itu Johanna berada di lokasi syuting, menyelesaikannya. Tak lupa di waktu jeda, Johanna membaca buku. Mereka selesai menjelang pagi hari. Johanna merasa tidak memiliki waktu untuk istirahat lagi. Johanna segera pamit untuk ke kampus. Salah seorang kru mengajak Johanna utk membolos saja, tp Johanna menolaknya karena hari itu dia ada test, ia memilih berdiam di perpustakaan untuk belajar sebelum test nanti.

Sejak saat itu, Johanna tdk bertemu 2PM lagi. Karena dirinya begitu sibuk mempersiapkan ujiannya. Setelah perjuangan panjang, akhirnya Johanna meyelesaikan semuanya. Setelah wisuda, Johanna tidak ikut bersama papa, mama,dan adiknya kembali ke Indonesia. Johanna malah harus segera memenuhi janjinya dengan James, ia segera menuju Korea Selatan untuk mempersiapkan debutnya. Usianya sudah 24 tahun, untuk di Korea usianya dihitung 25 tahun.

Di bandara Johanna dijemput oleh Park Yomi, yang menjadi manajernya. Johanna langsung menuju kantor James. Ternyata di sana sedang rapat untuk membahas debut Johanna. Johanna berjalan-jalan. Tak sengaja ia menemui ruangan berlatih dance, ternyata ada anggota 2PM. Johanna menonton mereka latihan dengan serius hingga akhir. Akhirnya mereka menyadari kehadiran Johanna dan ternyata James juga sudah ada di sana juga. Tiba-tiba James menyuruh Johanna mengulang gerakan yang dilakukan 2PM. Johanna berusaha menolak karena dia tidak melihat dari awal. James menyuruh Johanna tetap mencoba mengulang sejak posisi pertama yg dilihat. Mau tidak mau Johanna maju. Johanna mulai dance sejak bagian yang dilihatnya. James kemudian menyatakan bahwa daya ingat yang kuat dalam sekali melihat dan mendengar merupakan salah satu kelebihan Johanna. Johanna memiliki tingkat intelegensi di atas rata-rata.

Setelah selesai Johanna meminta maaf jika banyak yang salah. James mengajak Johanna untuk menemui tim yang akan membantunya debut. Yomi mengingatkan James bhw Johanna baru saja turun dari pesawat. James mengabaikan & mengatakan bhw Johanna akan kuat. Johanna sendiri hanya tersenyum.

Johanna benar-benar sibuk dengan persiapan debutnya. James juga mulai mempublikasikan mengenai Johanna yang akan dikenal sebagai J-An. Latar belakang Johanna yang baru lulus dari pasca sarjana di Inggris membuat dirinya menarik perhatian, dengan kesan wanita cantik, seksi, dan pintar.

Setelah debut, Johanna juga harus menghadiri beberapa acara baik on air maupun off air. Johanna juga memiliki penggemar, tapi tidak banyak juga anti fans. Sebenarnya Johanna merasa titik keletihan, tp dia merasa tdk dpt menceritakan ke siapa pun. Johanna terbiasa menyimpannya sendiri sejak dirinya kecil.

Suatu malam, Johanna yang merasa tdk kuat lagi, akhirnya menangis di sudut ruangan latihan. Tak disangka Chansung masuk ke dalam ruangan tersebut dan meyalakan lampu. Johanna kaget, terlebih lagi krn mukanya begitu sembap dgn air matanya. Johanna segera beranjak dari ruangan tersebut.

Beberapa hari kemudian, Johanna bertemu kembali dgn Chansung di ulang tahunnya yang diadakan di apartementnya. Johanna sangat senang karena di hari ulang tahunnya ia mendapat hadiah dari penggemarnya dan kini ia merayakannya bersama kedua orang tua dan adik-adiknya.

Yomi menghampiri James yang sedang bersama anggota 2PM.

Yomi : Jo tidak mirip dengan adik-adiknya. Apa benar mereka saudara sekandung ?

James : Pasti saudara sekandung. Mereka sekeluarga punya kemampuan masing-masing di atas rata-rata.


James menunjuk Maria.

James : Gadis itu, namanya Maria. Memiliki kemampuan matematis yang luar biasa.

James menunjuk Margareth.

James : Gadis tomboy itu, kembaran Maria. Namanya Margareth, memiliki kemampuan musik dan nada sempurna.

James menunjuk Priscillia.

James : Gadis kecil itu. Dia bahkan sudah memiliki galeri lukis sendiri.

James menunjuk Sam.

James : Dan putra satu-satunya keluarga itu, kabarnya ahli dalam olahraga.

Kemudian James menunjuk Johanna.

James : Jo, punya daya ingat yang kuat dan daya tangkap yang cepat. Terlebih lagi daya tahannya terhadap tekanan luar biasa. Johanna itu pilihan yang lebih baik untuk terjun ke dunia ini dibandingkan adiknya yang memiliki nada sempurna itu.

Suatu hari, Johanna memiliki waktu senggang, ia memasak bahan-bahan yang ada di kulkasnya, namun untuk dimakannya sendiri kebanyakan. Johanna membungkus makanan tersebut & segera ke asrama 2PM. Keenam pria ini tentu kaget karena Johanna datang tanpa pemberitahuan, apalagi datang membawa makanan sbg sarapan. Johanna pun menyatakan bahwa dirinya tdk bisa tidur, sehingga ia memilih masak apa yg ada di kulkasnya & membuat kue juga. Johanna duduk di samping Chansung dan memberi soft cake padanya sambil mengusap rambut Chansung.

Johanna : Aku suka kamu, Chansung.

Semuanya kaget dan terdiam.

Johanna : Kamu mengingatkan aku dengan adikku, Sam. Baru saja aku bertemu dengannya bulan lalu, aku malah sudah rindu dengan si kecil itu.

Yang lain tampak lega setelah mendengar maksud Johanna.

Johanna : Kita bermain game lagi yah.

Chansung tampak segan.

Johanna : Maaf. Kamu ada acara ya ?

Junho : Chansung mau ikut
blind date sama seorang cewek.

Johanna :
blind date ? Aku juga belum pernah. Aku bahkan tak pernah kencan sama sekali.

Yomi : Kau bercanda bukan ?

Johanna : Tidak. Aku serius. Aku tidak pernah pacaran ataupun kencan. Aku dulu pernah bersumpah pada Tuhan tidak akan pacaran selama sekolah jika mendapat seorang adik laki-laki. Akhirnya aku mendapat Sam, berarti aku harus menepati janjiku.


Yomi : Apa kau tak pernah kesepian ?


Johanna : Tidak. Aku punya keluarga dan teman di sekitarku. Mengapa aku merasa kesepian ?

Johanna pamit. Ia memilih untuk menghabiskan waktunya ke sport center. Ternyata Taecyeon, Junsu, Wooyoung, Junho, dan Nichkhun juga ikut dengannya. Hanya Chansung saja yang pergi.

Di sport center, ternyata Johanna bertemu Leon. Leon mengatakan bahwa dirinya ingin makan masakan Johanna lagi. Johanna mengajak Leon untuk ke apartementnya saja dan memasak di sana, sekalian menemaninya makan malam. Johanna juga mengajak anggota 2PM lainnya dan ingat mengajak anggota 2AM juga. Johanna akan memasak untuk mereka makan malam.

Saat makan-makan, Johanna dan Leon tampak akrab. Jinwoo menduga Leon adalah pacar Johanna. Leon mengatakan bahwa dirinya hanyalah salah satu dari banyak 'boyfriend' Johanna. Johanna memiliki banyak teman lelaki malah tidak punya teman perempuan. Johanna tersenyum, ia mengatakan bahwa dirinya telah memiliki teman wanita, Park Yomi. Park Yomi adalah teman wanitanya. Leon dgn leluasa merangkul Johanna dan mengatakan bahwa Johanna telah mulai menjadi wanita normal.

Yomi : Mengapa kau tak memiliki teman wanita ?

Leon : Dia trauma dengan teman wanita.

Johanna hanya tersenyum dan memberi tanda ke Leon untuk diam.

Beberapa hari kemudian, James memberitahu Johanna bahwa ia akan ikut bergabung dgn suatu reality show. Johanna menyetujuinya. Ternyata acara ini tentang artis yang dipasangkan seakan-akan menjalani kehidupan pernikahan. Ternyata Johanna dipasangkan dengan Park Yoochun, bintang idola yang juga seorang aktor.

Pertemuan pertama Johanna dengan Yoochun dilakukan di bandara. Yoochun baru saja pulang dari tour bersama grupnya TVXQ. Sementara itu, Johanna juga baru pulang dari Inggris. Menghadiri seminar di kampusnya dulu sekaligus memanfaatkan waktu rehatnya. Sejujurnya Johanna kaget dengan Yoochun sbg pasangannya. Ia termasuk penggemar berat Yoochun, tp dia tak menunjukkannya. Pertemuan mereka ini juga membuat Johanna bertemu dengan anggota TVXQ lainnya.

Dari bandara,mereka berdua mendapat misi untuk kencan bersama.

Johanna : Kencan ?

Johanna menatap Yoochun.

Yoochun : Kamu mau ke mana ?

Johanna : Aku tak tahu. Sebaiknya kita ke mana yah ? Aku tidak pernah kencan.

Yoochun menatap Johanna tidak percaya.

Johanna : Aku tdk pernah pacaran. Jadi bagaimana bisa tahu kalau kencan enaknya pergi ke mana. Tapi menurutku kalau kamu tak keberatan bagaimana kalau kita ke taman bermain ?

Yoochun : Baiklah.Boleh juga.

Yoochun dan Johanna pergi ke taman bermain. Banyak orang yang menyadari kehadiran Johanna dan Yoochun. Orang-orang itu mengikuti ke manapun mereka pergi bermain, meskipun para staf berusaha mengatasi kepadatan tersebut. Johanna mengajak Yoochun ke permainan yang menantang. Tak lupa juga mereka banyak berphoto dengan pose-pose yang berbeda-beda. Terakhir mereka berdua menaiki bianglala.

Johanna : Aku sudah lapar. Aku punya maag. Sebaiknya habis ini kita makan.

Yoochun : Boleh.

Johanna : Jangan makan di restoran. Terlalu banyak orang melihat, kita ke apartementku saja. Nanti aku yang masak. Ok ?

Johanna dan Yoochun segera meninggalkan taman bermain dan menuju apartement Johanna. Johanna segera memasak, sementara itu Yoochun melihat-lihat. Pertama Yoochun melihat rentetan photo Johanna bersama keluarga dan teman-temannya. Kemudian ke laci pajangan yang menyimpan semua penghargaan akademik Johanna.

Johanna : Makanan sudah selesai.

Johanna memanggil Yoochun untuk makan. Ia mempersiapkan semuanya. Akhirnya Yoochun dan Johanna makan malam berdua. Johanna ternyata juga memberi obat herbal untuk Yoochun.

Johanna : Setahuku oppa baru saja mengadakan konser di luar negeri. Pasti letih. Minumlah itu.

Yoochun meminum obat herbal yang disediakan Johanna. Johanna kemudian beranjak pergi dan membuka koper yang masih terletak di ruang tengahnya. Johanna mengambil suatu kotak kemudian memberikannya ke Yoochun.

Johanna : Aku harap oppa suka minum teh. Itu sedikit oleh-oleh dariku.

Yoochun : Memangnya kamu baru dari mana ?

Johanna : Inggris.

Yoochun : Kerjaan ?

Johanna : Tidak. Aku hanya menghadiri seminar dosen professorku sewaktu kuliah.

Johanna melanjutkan makan.

Yoochun : Soal yang tadi. Kau benar tidak pernah berkencan ?

Johanna : Iya. Aku tidak pernah kencan sebelumnya. Apa itu aneh ? Mengapa orang-orang tidak percaya jika aku mengatakan hal ini ?

Yoochun : Hal yang sangat aneh. Kamu termasuk wanita yang menarik.

Johanna : Aku saja yang tidak mau. Aku terlalu sibuk. Takutnya aku hanya akan menyakiti pria itu.

Johanna tersenyum.

Johanna : Setiap pria menginginkan perhatian dari wanitanya dan aku tidak dapat beri perhatian itu. Daripada akhirnya pria itu malah mencari dari wanita lain dan menyakitiku. Yah, lebih baik aku tidak berkencan dulu.

Johanna memandangi Yoochun.

Yoochun : Ada apa ?

Johanna : Untungnya pasanganku ternyata oppa.

Yoochun : Memangnya kalau aku kenapa ?

Johanna : Oppa sudah punya banyak pengalaman.

Johanna tersenyum nakal.

Itulah pertemuan pertama mereka. Sebelum ditayangkan, berita tentang Johanna dan Park Yoochun banyak dibicarakan. Banyak yang menentang hal tersebut. Johanna yang masih belum lama debut dipasangkan dengan idola. Johanna juga bukanlah seorang Korean.
Semakin banyak saja antifans Johanna. Bahkan suatu hari, ada yang melempar Johanna dengan botol kosong. Kemudian ada yang mengantar hal-hal aneh ke apartmentnya. Sebenarnya Johanna tak kuat dengan keadaan itu, namun ia berusaha tampil tak bereaksi apa-apa. Tak diduga Leon datang ke apartmentnya. Leon mengatakan bhw dirinya yakin kalau Johanna sedang merasa tdk enak, tp terlalu sombong mengakui. Oleh sebab itu, Leon datang membawa pizza dan game. Mereka berdua bermain hingga esok harinya. Leon tdk hanya menghibur Johanna, tp jg menguatkan Johanna, ia menyakinkan bhw Johanna mampu membuat org yg tak menyukai malah akan berbalik mencintainya. Leon mengingatkan Johanna mengenai dosen mereka sebelumnya. Johanna semakin semangat dan berusaha mengabaikan.

Akhirnya episode perdana Johanna dan Yoochun ditayangkan. Meski awalnya banyak yg kontra, lama kelamaan penggemar pasangan Johanna dan Yoochun semakin bertambah. Apalagi setelah episode kedua. Pertemuan pertama mereka dibagi ke dalam 2 episode. Yoochun yang iseng dan suka humor yang garing, ternyata dapat dilawan oleh Johanna.

Pada saat rekaman wawancara, masing-masing menyatakan tertarik untuk mengetahui bagaimana memiliki kehidupan pernikahan bersama. Johanna mengaku bahwa ia adalah penggemar Yoochun sejak TVXQ pertama kali debut. Tapi tidak pernah sekalipun menghadiri konser TVXQ. Sementara itu, Yoochun mengakui bahwa ia tertarik mengenal Johanna. Yoochun juga bercerita bahwa Max, anggota termuda di TVXQ, ternyata menyukai Johanna yang dikenal sbg J-An.

Dua minggu kemudian, akhirnya Johanna bertemu Yoochun kembali. Kali ini misi mereka berdua adalah memilih sendiri rumah mereka di antara dua pilihan yang disediakan dan membuat perencanaan sendiri. Di dalam sebuah cafe, Johanna dan Yoochun mendiskusikannya. Awalnya masing-masing menuliskan kriteria rumah yang diinginkan. Johanna dan Yoochun segera mengecek kedua rumah pilihan yang disediakan. Sepulangnya dari melihat kedua rumah itu, Johanna dan Yoochun kembali diskusi sepanjang perjalanan menuju apartment Johanna. Di apartment Johanna, sambil makan mereka berdua membahas hal-hal yang akan mereka beli untuk di dalam rumah. Setelah makan, mereka berdua mulai mencari beberapa keperluan.

Yoochun : Aku menonton episode kita.

Johanna : Aku juga.

Johanna masih sibuk mencari-cari barang yang ada di dalam list.

Yoochun : Ternyata kamu penggemarku.

Yoochun tersenyum nakal. Sementara itu, sebenarnya Johanna sangat malu. Wajahnya memerah dan Yoochun menyadarinya.

Yoochun : Tapi hari itu kau malah bersikap biasa saja.

Johanna hanya tersenyum dan melanjutkan fokus ke daftar yang dipegangnya serta mengambil barang-barangnya.

Johanna : Sebaiknya warna biru ini atau yang itu yah ?

Johanna berusaha mengalihkan pembicaraan, tapi Yoochun menyadarinya. Yoochun memilih untuk mengikuti kemauan Johanna dan memilih barang-barang.

Kasir : Nona, kau sangat cantik.

Johanna membalas tersenyum. Yoochun menyerahkan kartu kreditnya.

Kasir : Bisakah Anda menandatangani ini ?

Kasir itu menyodorkan selembar kertas.

Johanna : Tentu saja. Nama Anda ?

Kasir : Lee Ji-hwan.

Johanna menandatanganinya dan menulis sesuatu juga. Sementara itu, Yoochun juga menandatangani struk pembelanjaan.

Kasir : Terima kasih. Semoga Anda datang lagi di lain waktu. Saya ini penggemar berat Anda.

Johanna : Terima kasih.

Johanna pergi mengikuti Yoochun. Di sekitar mereka banyak penggemar yang mengikuti mereka. Yoochun menyadari bahwa tak sedikit yang memandang Johanna dengan tatapan kebencian. Karena mereka berdua pergi dengan mobil Johanna. Johanna mengantarkan Yoochun ke asrama TVXQ. Hanya ada Xiah dan Max di sana.

Mereka awalnya ingin memesan makanan, namun Xiah mengusulkan untuk mencoba masakan Johanna. Johanna menyetujuinya dan menanyakan makanan apa yang ingin dimakan. Johanna segera berbenah dan memulai masak. Xiah bertingkah bagai ibu mertua yang bolak balik memeriksa Johanna di dapur. Belum lagi Max yang sering bertanya, memastikan semua berita tentang Johanna selama ini, tentang sekolah dan kemampuan di atas rata-ratanya.

Akhirnya Johanna selesai menyediakan makan malam. Sementara itu, Johanna tidak makan, ia memilih memakan buah.

Xiah : Mengapa kau tidak makan ?

Johanna : Aku sedang ingin makan buah saja.

Max : Kau suka masak yah ?

Johanna : Tidak juga. Tapi karena dulu di Inggris aku hidup sendiri, aku mulai belajar masak. Masak sendiri akan menghemat biaya. Jadi, aku belajar sendiri dari acara-acara memasak atau membaca buku masak.

Johanna melihat piano dan menghampirinya.

Johanna : Special service from me. What do you want to hear ? How about Canon ?

Yoochun menatap Johanna dan mengangguk. Johanna memainkan pianonya. Ternyata tak lama terdengar bunyi bel. Max bangkit dan membuka pintu.

Jaejoong : Aku kira Yoochun yang sedang bermain piano.

Johanna segera berhenti dan memberi salam ke Jaejoong.

Johanna : Oppa, sudah makan ? Kalau belum, langsung makan saja. Saya akan mempersiapkan perlengkapan makannya.

Jaejoong langsung mengambil posisi di sebelah Yoochun. Johanna melayani Jaejoong.

Jaejoong : Apa kau yang memasaknya ?

Max : Tentu saja dia yang memasak semuanya.

Jaejoong : Ini pasti permintaan Max dan Xiah.

Xiah : Tentu saja.

Johanna memberikan semangkuk nasi ke Jaejoong.

Yoochun : Kau makanlah. Sedikit saja.

Johanna menuruti Yoochun. Ia ikut makan.

Max : Aku menonton penampilanmu di Star Golden Bell.

Johanna menatap Max.

Yoochun : Seperti aku katakan, Max ini termasuk penggemarmu juga.

Johanna hanya membalas dengan tersenyum. Sedangkan Max sedikit malu.

Max : Penampilannya hebat, terutama di bagian menghapal, di segmen terakhir. Daya ingatnya luar biasa.

Johanna : Terima kasih.

Yoochun : Dia ini penggemar kita sejak kita debut.

Johanna mengangguk.

Johanna : Aku bahkan hafal semua lagu dan gerak tariannya. Tapi aku tak pernah sekalipun melihat kalian tampil live.

Jaejoong : Kalau begitu, nanti sewaktu kami konser di Seoul, kamu datang saja.

Johanna : Ok.

Johanna tersenyum senang sambil makan.

Pertemuan kedua tersebut juga dibagi dalam dua episode.

Beberapa hari kemudian Johanna mendapat kabar tentang Chansung yang dilarikan ke rumah sakit setelah konser. Setelah menyelesaikan penampilannya, Johanna langsung pulang ke apartement dan memasak makanan serta mempersiapkan obat untuk Chansung. Setelah itu, ia segera ke asrama 2PM. Johanna mempersiapakan makanan untuk Chansung dan tak lupa obatnya. Johanna benar-benar merawat Chansung seharian.

Setelah hari itu, jadwal Johanna penuh. Johanna sering berhubungan dengan anggota 2PM dan 2AM. Terutama kalau sudah berhubungan mengenai kesehatan dan daya tahan selama kesibukan mereka. Johanna bahkan sempat untuk mengirimkan paket untuk mereka, yang isinya obat-obatan dan vitamin.

Untuk rekaman reality show bersama Yoochun, Johanna sengaja untuk kembali ke Seoul, padahal masih ada lagi jadwal untuk tampil. Untuk episode kali itu, mereka berdua mengikuti pekan olahraga bersama pasangan lainnya. Hari itu adalah pertama kalinya mereka berdua bertemu dengan pasangan lainnya. Mereka dibagi ke dalam 2 kelompok. Permainan mereka semuanya fisik dan perlu kerja sama tim.

Johanna : Oppa, maaf. Kalau urusan fisik, sepertinya aku akan kalah.

Yoochun : Tidak apa-apa. Setidaknya kau sudah mencoba.

Johanna berusaha sekuat mungkin, terutama di tengah terik matahari. Akhirnya Johanna malah mimisan di akhir acara. Yoochun dan yang lainnya membantu Johanna.

Johanna hanya mendapat libur sehari. Setelah itu, ia melanjutkan semua jadwalnya. Akhirnya ia menyelesaikan semuanya sesuai jadwal. Setibanya di Seoul, ia kembali syuting bersama Yoochun. Kali ini ia dan Yoochun bertemu di rumah baru mereka dengan mengatur sendiri rumah mereka. Pada episode ini Johanna menunjukkan keterampilannya dalam mengurus rumah.

Yoochun mengundang keempat anggota lainnya melakukan house warming. Johanna sendiri mengundang Park Yomi dan anggota 2PM serta 2AM.

Xiah : Mengapa kau tidak ada mengundang teman wanita ?

Johanna tersenyum menjawabnya.

Jinwoo : Memangnya kalau kami kenapa ?

Chansung : Kami juga ingin melihat rumah baru, noona.

Yoochun : Sudahlah. Ayo aku ajak kalian berkeliling.

Johanna mempersiapkan makanan, sementara itu Yoochun menunjukkan seisi rumah. Akhirnya Johanna telah menyiapkan semuanya dan memanggil mereka untuk menikmati makanan. Johanna menambah memasang musik klasik.

Jinwoo : Benar-benar khas noona.

Wooyoung : Western style.

Johanna : Maaf. Kalian tidak suka yah ?

Jinwoo : Tidak, noona. Kami suka.

Ternyata tak lama Leon juga ikut datang. Johanna memperkenalkan Leon.

Johanna : Leon ini sudah seperti bayanganku. Dia selalu pergi ke mana aku pergi.

Johanna tersenyum manis sambil tetap merangkul lengan Leon.

Johanna : Dia sudah menjadi sahabatku lebih 15 tahun.

Yomi : Berarti Anda sangat mengenal Jo.

Leon menyerahkan sesuatu pada Johanna.

Leon : Do you like it ?

Johanna : Kau baru dari Paris yah ?

Leon mengangguk.

Johanna : Oppa, kita pasang lukisan ini di sana saja yah.

Johanna menunjuk ke arah di atas sofa panjang di ruang santai. Yoochun sudah mau berdiri, tapi ternyata Leon lebih cepat dan memasangkan lukisan tersebut di tempat yang ditunjuk Johanna. Semua orang terkecuali Johanna merasakan suasana yang tidak enak. Untungnya saja Seulong mencairkan suasana dan mengajak semua kembali makan.

Setelah makan, mereka bermain dare or truth. Ternyata giliran Johanna.

Yomi : Kau berkata kau tidak pernah kencan dengan pria. Kalau begitu, apa kau juga tidak pernah ciuman ?

Johanna : Pernah.

Semuanya kaget.

Yomi : Dengan siapa ?

Johanna menunjuk Chansung yang sedang santai main game bersama Seulong dan Jinwoo di depan TV.

Johanna : Ciuman pertamaku sewaktu di MV 2PM bersama Chansung.

Leon : Selain itu, dengan siapa lagi ?

Johanna : Tidak ada. Hanya dengan Chansung. Itu juga karena pekerjaan, bukan ?


Jinwoo : Noona, apa kau benar-benar tidak punya pengalaman dengan pria ?

Johanna hanya tersenyum.

Johanna : Bukannya seharusnya pertanyaan yang diajukan hanya satu ?

Jinwoo : Aku hanya penasaran, Noona.

Johanna : Kita lanjutkan permainan saja.

Johanna memutar dan sekarang giliran Yoochun. Yoochun memilih truth.

Johanna : Hadiah apa yang paling berkesan bagimu dan alasannya ?

Max : Mengapa Noona tidak bertanya mengenai wanita Yoochun dulu ?

Johanna : Karena hal tersebut tidak perlu dibahas. Kalau dia sudah menutupnya, maka buat apa aku berusaha membuka kembali ? Lagipula aku sudah tahu gosip dia dengan para wanita selama ini. He's a player, right ?

Yoochun menatap Johanna dengan tatapan tak percaya.

Johanna : They said like that. I still don't know yet.

Johanna memasang senyum nakalnya.

Johanna : But I think that's normal. If you don't get that feeling anymore, just say the truth. Kalau diteruskan lagi malah hanya semakin melukai kedua pihak. Jadi tidak ada salahnya selama belum terikat dalam pernikahan.

Johanna tersenyum ke Yoochun.

Mereka terus melanjutkan permainan. Hingga akhirnya satu per satu pamit. Setelah itu, Johanna bersama dengan Yoochun membereskan rumah. Kemudian Johanna mengambil sesuatu yang sudah disembunyikan dari tadi dan memberikannya untuk Yoochun.

Johanna : Itu adalah multivitamin. Herbal. Minumlah. Aku dengar oppa jatuh sakit karena terlalu sibuk di lokasi syuting. Itu buatan mamaku.

Yoochun meminumnya, sementara itu Johanna melihatnya dengan puas.

Johanna : Aku harap oppa tetap menjaga kesehatan. Kata mama, sekarang kesehatan oppa juga harus jadi tanggung jawabku.

Yoochun : Kamu juga. Jangan seperti tempo hari. Kelelahan hingga mimisan.

Johanna : Baik. Aku juga akan menjaga kesehatan.

Johanna bangkit dan mengambil telepon genggamnya. Dia menghubungi seseorang.

Yoochun : Kamu menghubungi siapa malam-malam begini ?

Johanna : Mamaku.

Johanna langsung duduk di sebelah Yoochun.

Mama Johanna : Hallo, Kak.

Johanna : Ma, sekarang kakak bersama oppa. Kakak sudah memberi multivitamin dari mama.

Mama Johanna : Baguslah.

Johanna : Ma, ini dia Park Yoochun.

Yoochun : Hallo, Ma.

Mama Johanna : Hallo.

Mama Johanna tersenyum melihat Yoochun.

Mama Johanna : Menantu tertua keluarga ini ganteng sekali.

Papa Johanna : Apa ? Menantu ?

Johanna : Itu suara papa ya,Ma ? Papa sedang apa ?

Mama Johanna menunjukkan papa Johanna yang sedang berada di bawah kolong mobil.

Johanna : New baby ?

Mama Johanna mengangguk.

Papa Johanna : Mesinnya masih bagus. Tinggal perbaikan sedikit.

Terdengar suara papa yang masih asyik di bawah kolong mobil.

Johanna : Papa suka sekali dengan mobil. Ia suka memperbaiki mobil.

Sam : Kata papa mobil itu nanti jadi hadiah ulang tahun Sam ke-17, kak.

Terdengar suara Sam.

Johanna : Sam mana, Ma ?

Telepon langsung dipegang oleh Sam.

Johanna : Sam, kenalkan ini suami kakak.

Sam : Hallo.

Yoochun : Hallo.

Sam : Kakak sudah punya suami, berarti sudah menikah. Mengapa Sam tidak diundang ke pernikahan kakak ? Kakak kawin lari yah ?

Johanna dan Yoochun terkejut dengan pertanyaan Sam.

Mama Johanna : Kakak bukan kawin lari.

Sam : Terus ?

Mama Johanna : Nanti mama jelaskan.

Johanna : Dek, kasih ke mama lagi yah.

Telepon berpindah ke mama Johanna.

Mama Johanna : Kalian berdua harus menjaga kesehatan.

Johanna : Baik, Ma.

Mama Johanna : Kakak jangan buat malu mama yah. I love you, sayang.

Johanna : I love you too, Mom.

Johanna memutuskan hubungan telepon.

Yoochun : Itu adikmu yang paling kecil ? Kalian beda berapa tahun ?

Johanna : 14 tahun. Sam lahir tepat di hari ulang tahunku yang ke-14. Sam itu kado ulang tahunku dari Tuhan.

Popularitas Johanna semakin meningkat. Tdk hanya bertambah penggemar. Kelakuan antifans tak tanggung-tanggung membuat Johanna gerah, bahkan sebenarnya ia ingin menangis. Sekali lagi, Johanna memilih menangis di ruang latihan dan tak sengaja lagi-lagi Chansung melihatnya. Chansung mencegah Johanna yang ingin pergi.

Chansung : Noona di sini saja. Biar aku yang keluar. Nanti aku akan menjaga di depan.

Chansung segera keluar dan menunggu di luar. Tak berapa lama Johanna keluar ruangan dan tersenyum. Johanna sudah mengusap air matanya dan berdandan. Seakan-akan tidak ada masalah apa-apa.

Johanna : Ayo kita makan es krim.

Johanna dan Chansung sedang berjalan ke sebuah toko es krim dekat kantor mereka. Ternyata Leon langsung datang menuju meja mereka.

Leon : Kau sudah tidak apa-apa ?

Johanna : Aku baik-baik saja.

Leon : Baik bagaimana ? Aku sudah mendengar kabar itu.

Johanna : Sudahlah. Tidak perlu dipikirkan.

Leon : Sumbernya Sisca. Sial !

Leon tampak sangat kesal.

Leon : Wanita iblis itu memang tidak pernah mau melihat kau bahagia. Ada saja yang dilakukannya.

Johanna : Sudahlah.

Leon : Itu juga karena salahmu. Kau terus saja membiarkan kelakuannya.

Johanna : Bukan membiarkan, tapi memaafkan. Dia itu pernah menjadi temanku.

Leon : Ya, teman yang berhasil membuatmu trauma berteman dengan wanita.

Johanna : Sudahlah. Sebaiknya kau memesan satu porsi untuk menenangkan dirimu. Aku dan Chansung sudah, dan kami memilih ini untuk berbagi berdua.

Leon : Aku ikut berbagi dengan kalian saja.

Johanna : Tidak. Kau perlu beli satu porsi khusus. Kau sedang emosi. Jangan-jangan nanti kau malah menghabiskan semua ini.

Johanna, Jinwoo, Changmin, Taecyeon, dan Chansung ikut acara Strong Heart. Dalam acara tersebut dibahas juga soal kedekatan Johanna dengan Chansung. Taecyeon bahkan menceritakan soal Johanna yang merawat Chansung sewaktu sakit. Johanna kemudian menjelaskan bahwa itu karena dirinya menganggap Chansung seperti adik laki-lakinya. Kemudian photo Johanna dan Sam ditampilkan. Johanna yang sedang menggendong Sam. Dibandingkan dengan photo Chansung waktu kecil. Sam dan Chansung memang sedikit mirip.

Johanna menceritakan tentang dirinya yang bersumpah untuk tidak akan pacaran selama sekolah demi meminta seorang adik laki-laki. Akhirnya tepat di hari ulang tahunnya yang ke-14, Johanna mendapat Sam.

Pada acara tersebut, photo Johanna sewaktu bayi dan balita yang tidak pernah dimunculkan di publik ditampilkan. Mereka menyebut Johanna seperti boneka barbie yang imut dan lucu.

Penampilan Johanna itu dan photo-photo masa kecilnya membawa dampak positif ke Johanna. Rumor buruk tentang dirinya menghilang pelan-pelan. Dan sekarang ini, Johanna terkenal memiliki kecantikan alami sejak kecil.

Johanna sedang mengerjakan mini album terbarunya. Ia sangat sibuk di ruang rekaman dan latihan untuk penampilan come back.

Untuk episode selanjutnya Johanna bersama Yoochun mendapat tugas khusus. Mereka berdua akan berduet di konser TVXQ pada segmen penampilan solo Yoochun. Mereka berdua sama-sama memilih I've Finally Found Someone dan berlatih bersama. Yoochun akan memainkan piano sambil bernyanyi. Johanna bersama-sama dengan Yoochun berlatih piano juga. Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba. Johanna baru saja tiba di ruang tunggu.

Max : Jo sudah datang.

Johanna : Aku membawa sedikit makanan. Makanlah dulu.

Johanna meletakkan bawaannya di atas meja dan mempersiapkan makanan tersebut serta membaginya ke kru lainnya.

Jaejoong : Akhirnya kau bisa menonton langsung penampilan kami.

Johanna : Sebenarnya bukan seperti ini yang aku mau. Aku ingin duduk di bangku penonton.

Yunho : Kalau begitu, kapan-kapan kau datang saja. Nanti Yoochun yang menyediakan tiketnya.

Johanna : Thanks.

Johanna mengambil kamera SLR miliknya dan memphoto anggota TVXQ dan para kru yang sedang makan. Kemudian Johanna mengambil termos dan menuangkan teh ke dalam gelas-gelas kecil. Dia membagikan ke anggota lainnya.

Johanna : Aku hampir saja lupa. Ini ada teh untuk kalian.

Jaejoong : Ini teh seperti yang kamu beri ke Yoochun dulu yah ?

Johanna mengangguk.

Xiah bangkit berdiri dan mengambil makanan kecil.

Xiah : Sebelum kita mulai, kita main game dulu.

Xiah meletakkan makanan kecil itu di atas meja.

Xiah : Adu siapa yang paling pendek.

Pertama Xiah dengan Max. Kemudian Yunho dengan Jaejoong. Terakhir giliran Johanna dan Yoochun. Ternyata Johanna didorong Xiah, sedangkan Yoochun didorong Yunho. Akhirnya mereka berciuman. Muka Johanna langsung berubah merah. Terutama telinganya tampak merah. Semuanya tertawa melihat Johanna.

Tak lama mereka harus sudah memulai. Johanna masih dengan malu-malu mengantar Yoochun hingga backstage. Johanna menonton dari backstage. Akhirnya gilirannya tiba. Sambutan penampilan Johanna dan Yoochun tidak mengecewakan. Penampilan Johanna sangat elegan dan anggun di atas panggung. Padahal selama latihan, Johanna dan Yoochun lebih sering bercanda dibandingkan serius latihan.

Setelah penampilan malam itu, Johanna masih terus setia menunggu Yoochun dan lainnya. Johanna ikut bersama Yoochun dan anggota lainnya dalam pesta syukuran setelah selesai rangkaian konser.

Tentu saja pertemuan kelima ini dibagi dalam dua episode. Seperti yang sudah diduga, banyak yang menyukai episode ini karena lagi-lagi banyak menampilkan anggota TVXQ di belakang panggung.

Setelah penampilannya di konser TVXQ, Johanna kembali sibuk dengan syuting MV. Sebelumnya list track mini album Johanna sudah laris di pasaran. Johanna sedang tertidur di kamar hotelnya. Johanna merasa sedikit pusing, sebelumnya ia minum obat, akhirnya ia pun tertidur pulas. Ternyata Yoochun datang, Johanna masih tidur. Yoochun memandangi Johanna yang tertidur pulas. Johanna pun terbangun dan kaget dengan kehadiran Yoochun.

Yoochun : Kamu tidur saja.

Johanna segera bangun.

Johanna : Kapan oppa datang ? Mengapa tidak mengabari aku ?

Yoochun : Kejutan untukmu.

Yoochun dan Johanna pindah ke ruang tamu. Yoochun memegang amplop misi mereka selanjutnya. Sebelum membukanya, Yoochun menyuruh Johanna tiduran di pangkuannya. Setelah Johanna tiduran di pangkuan Yoochun, Yoochun baru membuka amplopnya. Misinya terutama bagi Yoochun. Yoochun harus menjadi asisten Johanna untuk hari itu.

Yoochun : Hari ini kamu ada schedule syuting untuk MV bukan ?

Johanna : Iya.

Yoochun : Konsep MV kamu kali ini bagaimana ?

Johanna : Scriptnya ada di atas meja.

Yoochun : Tunggu sebentar.

Yoochun mengambil script tersebut dari meja dan membacanya.

Yoochun : Siapa yang jadi model prianya ?

Johanna : Kalau tidak salah, Yoon Shi-yoon.

Yoochun : Setelah itu, kamu ada schedule lagi ?

Johanna : Kalau tidak salah, malam ada pemotretan.

Yoochun : Sekarang, kamu tiduran saja lagi. Masih ada waktu sebelum kita berangkat ke lokasi syuting.

Johanna ingin bangun, tapi dicegah Yoochun. Sebenarnya Johanna merasa canggung harus tidur dilihat Yoochun.

Yoochun : Istirahatlah dulu. Kamu tampak letih. Tutup matamu. Mereka bisa menunggu.

Johanna : Aku tak boleh membuat orang lain menunggu. Lagipula aku sudah puas tidurnya.

Johanna segera bangun dan berkemas untuk keluar. Mereka berdua tiba di lokasi syuting. Yoochun menyapa Yoon Shi-yoon yang akan menjadi partner Johanna dalam MV. Yoochun ikut melihat dari kamera sang sutradara. Di tengah-tengah syuting, Yoochun ternyata memesan makanan. Setelah semuanya selesai, hingga hampir larut malam, mereka langsung santap makan malam. Namun Johanna tidak menyentuh makanan, ia hanya minum air. Yoochun dan Johanna segera bergegas ke studio photo. Johanna langsung bergegas berganti kostum. Untung saja ada Yoochun yang selalu dapat meramaikan suasana. Johanna pun tak berhenti tersenyum ataupun tertawa karena Yoochun.

Setelah membereskan semua barang-barang, Johanna dan Yoochun berkemas untuk pulang. Di dalam mobil, Johanna mulai kesakitan. Penyakit maagnya kambuh. Yoochun panik dan berniat membawa Johanna ke rumah sakit. Tapi Johanna bersikeras tidak mau. Yoochun dan Johanna pertama kali bertengkar di dalam mobil itu. Akhirnya Yoochun mengalah dan membawa Johanna pulang. Di rumah, Johanna segera mengambil obat yang disimpan di kotak emergency. Sekali lagi, Yoochun komentar karena Johanna tidak mendengarkan Yoochun untuk makan dulu. Namun Johanna bertahan bahwa dia harus fokus ke pekerjaannya dulu baru memikirkan yang lain. Yoochun sekali lagi mengalah karena melihat Johanna yang menahan sakit. Ia meninggalkan Johanna yang kesakitan dan menelepon seseorang. Yoochun keluar dan pergi ke toko obat. Yoochun mempersiapkan obat tersebut dan membangunkan Johanna untuk meminum obat. Johanna menurut dengan Yoochun. Yoochun sangat perhatian dalam menjaga Johanna, bahkan ia menemani Johanna di sisi tempat tidur.

Pada episode wawancara di episode ini, Yoochun mengakui bahwa sebenarnya ia merasa sedikit panas dengan adegan mesra dan intim antara Yoon Shi-yoon dan Johanna. Yoochun juga mengakui bahwa dia ingin
skinship
dengan Johanna secara normal, ingin Johanna nyaman dengan dirnya. Sementara itu, Johanna mengakui bahwa dirinya masih terkadang malu jika melakukan skinship dengan Yoochun, bukannya dia tidak suka. Johanna juga mensyukuri dengan keberadaan Yoochun yang selalu dapat menceriakan harinya. Johanna menyebut Yoochun sebagai "Suami Terbaik", terlebih lagi setelah Yoochun merawatnya sewaktu penyakitnya kambuh.

MV terbaru Johanna keluar. Banyak yang menyukai MV tersebut. Di MV tersebut, bukan hanya ada suara merdu Johanna tetapi juga wajah cantik Johanna dan si ganteng Yoon Shi-yoon. Dengan adanya episode pertemuan keenam mereka ini, seakan-akan menjadi behind the screen dari making of music video. Tak lama Johanna juga tampil come back.

Johanna sangat sibuk dengan jadwal penampilannya dan menjadi bintang tamu di beberapa acara. Johanna menjadi tamu dalam Strong Heart, bersama dengan Chansung, Seulong dan Jinwoo. Di acara tersebut, Johanna ditanyai hubungannya dengan Yoochun, pada episode terakhir skinship antara Yoochun dan Johanna semakin banyak, meski terasa belum nyaman. Terlebih lagi ternyata penggemar pasangan ini semakin banyak. Yoochun yang memang adalah seorang idola dan Johanna yang tidak terlihat matang, cantik, dan pintar, ternyata sangat polos jika berhubungan soal asmara. Johanna sendiri mengatakan bahwa ia amat bersyukur karena Yoochun adalah suaminya. Di saat ia letih sekalipun, Yoochun mampu menghiburnya sehingga ia tak bisa marah atau kesal. Kecuali kejadian di saat ia sakit. Pada acara tersebut juga bertanya mengenai kissing yang tak sengaja antara Yoochun dan Johanna. Wajah Johanna langsung berubah memerah.

Seulong : Itu ciuman keduanya. Ciuman pertamanya bersama Chansung di MV.

Johanna yang memerah menatap Seulong tak percaya. Begitu juga dengan Chansung.

Hong Dong : Apa itu benar ?

Lee Seung Gi : Kau benar-benar tidak pernah berkencan sebelumnya ? Jinwoo : Noona benar-benar polos untuk urusan itu.

Ternyata photo-photo Johanna bersama teman-teman prianya muncul. Kedua host tersebut menanyakan siapa para pria tersebut.

Chansung : Itu semua hanya teman biasa noona.

Hong Dong : Wah, Chansung, mengapa kamu yang menjawabnya ?

Chansung : Kami kenal mereka juga. Bahkan laki-laki yang itu, Leon, sudah pernah datang sewaktu house warming tempo hari.

Johanna : Mereka semua teman-temanku.

Hong Dong : Dengan mereka Anda sangat santai dan tidak keberatan dengan skinship. Mengapa dengan Yoochun tampaknya Anda malu-malu ?

Johanna : Kalau masalah itu.


Wajah Johanna kembali memerah.

Lee Seung Gi : Wajah Anda memerah seperti tomat.

Johanna : Mengenai Yoochun. Itu karena dia special.

Johanna tersenyum dengan wajah yang memerah. Namun tanpa disadari, Chansung tampak kecewa dengan jawaban tersebut.

Setelah selesai acara, Johanna mengajak Chansung, Seulong, dan Jinwoo makan.

Johanna : Perutku sudah terasa perih. Makan bersama yuk..

Jinwoo : Boleh saja. Mau makan di mana, Noona ?

Johanna : Terserah kalian.

Chansung : Kalau di rumah Noona ? Noona yang masak saja.

Johanna : Boleh.

Akhirnya mereka semua main ke rumah Johanna dan makan di sana. Johanna yang memasak. Mereka sedang memasak, kemudian telepon genggam Johanna berbunyi.

Johanna : Halo.

Yoochun : Terima kasih karena kau menganggapku special.

Johanna : Oppa ? Darimana kau mendapat nomorku ?

Yoochun : Aku ini suamimu, sudah seharusnya aku punya nomormu.

Joohanna : Maaf.

Yoochun : Kau sedang di mana ?

Johanna : Di rumah. Aku sedang makan bersama Jinwoo, Seulong, dan Chansung. Ada apa ?

Yoochun : Tidak apa-apa.

Johanna : Oh yah, darimana kau tahu tentang itu ?

Yoochun : Aku memiliki banyak telinga.

Johanna : Baiklah, aku mengerti.

Yoochun : You have fell in love with me.

Johanna : What ? That's not like that. Maksudku tadi...

Yoochun : Ya, sudah. Sampai bertemu nanti yah.

Yoochun langsung menutup telepon. Sementara Johanna masih terdiam dengan wajah yang memerah.

Seulong : Apa yang dikatakannya ?

Johanna menatap Seulong kemudian menundukkan wajahnya.

Chansung : Noona, ada apa denganmu ?

Johanna : Aku benar-benar malu. Bagaimana ini ? Bagaimana aku menemuinya nanti ?

Jinwoo : Noona, benar-benar suka dengan Yoochun Hyung yah ?

Johanna menatap Jinwoo dan mengangguk.

Johanna : Tampaknya iya. Bagaimana ini ? Harusnya hubunganku dengannya berdasarkan hubungan profesional, jangan campur aduk dengan pribadi.

Johanna menundukkan wajahnya lagi. Seulong menghampiri Johanna dan mengusap kepalanya.

Seulong : Kau memang terlalu polos.

Johanna merasa tenang karena ia memiliki Seulong, Jinwoo, dan Chansung malam itu untuk diajak bercerita. Meskipun mereka sering sekali bercanda dengan Johanna.

Beberapa hari kemudian, Johanna dan Yoochun bertemu. Hari itu mereka berencana untuk membeli beberapa perlengkapan untuk menyambut natal. Mereka bersama-sama memilihnya. Meski awalnya malu-malu, akhirnya Johanna merasa nyaman. Malah saat itu, Johanna berinisiatif pertama menggandeng Yoochun. Mereka memilih dan membawa pulang. Johanna dan Yoochun bersama-sama membuat pohon natal di ruang keluarga dan memasang aksesoris natal lainnya. Setelah itu, Johanna memasak untuk makan mereka. Tak disangka-sangka, bel pintu mereka berbunyi. Yoochun yang membukanya. Betapa kagetnya Yoochun melihat siapa yang datang. Ternyata yang datang adalah orang tua Johanna dan keempat adiknya. Terlebih lagi Johanna. Ia juga tak tahu dengan kedatangan mereka.

Johanna : Mengapa tidak memberitahu aku sebelumnya ?

Margareth : Namanya juga kejutan.

Maria : Christmas gift.

Johanna kemudian menghentikan masak-memasak dan memperkenalkan Yoochun terlebih dahulu pada keluarganya. Setelah itu, Johanna kembali memasak di dapur dibantu oleh mamanya. Sementara itu, Margareth yang melihat piano mulai memainkan beberapa lagu. Sangat ramai dan penuh tawa. Setelah selesai makan, mereka semua makan bersama.

Mama Johanna : Mama dan papa punya hadiah untuk kakak.

Johanna menerimanya dan segera membukanya. Ternyata sepasang jam.

Yoochun : Terima kasih.

Margareth dan Maria : Kado dari kami berdua.

Kali ini Yoochun yang menerima dan membukanya. Ternyata tiket.

Margareth : Kami harap kalian bisa menggunakannya untuk berlibur bersama.

Maria : Kakak pernah mengatakan kepada kami bahwa ia ngin sekali pergi ke tempat itu bersama someone special.

Johanna : Kalian..

Margareth : Melihat wajah kakak yang berubah menjadi tomat matang, mungkin pilihan kado kami tepat.

Margareth dan Maria tersenyum nakal.

Prisscillia menyerahkan kadonya pada Johanna.

Johanna : Kau melukis apa sekarang ?

Priscillia : Lihat saja. Mudah-mudahan kalian suka.

Johanna mulai membukanya. Ternyata lukisan Johanna dan Yoochun.

Yoochun : Lukisan ini bagus sekali.

Priscillia : Terima kasih.

Johanna dan Yoochun asyik menatap lukisan tersebut. Kemudian Sam ternyata sudah berdiri di samping Johanna.

Sam : Kak, Sam belum punya uang. Jadi kado natal dari Sam ciuman sayang saja yah..

Johanna tersenyum dan mengangguk. Ia menunduk dan mendekati Sam, kemudian Sam mencium Johanna. Kemudian Sam mendekati Yoochun. Yoochun pun melakukan hal yang sama seperti Johanna dan Sam mencium Yoochun.

Mereka sangat bahagia malam itu. Akhirnya mereka berphoto bersama.

Keesokannya, Yoochun dan Johanna dengan sekuat tenaga mengatur jadwalnya. Mereka ingin berjalan-jalan dengan adik-adik Johanna. Yoochun, Johanna, beserta keempat adiknya jalan-jalan bersama. Yoochun menjemput mereka di hotel. Papa dan mama Johanna memutuskan tidak ikut. Mereka bermain di taman bermain dengan riang. Karena Johanna dan Yoochun adalah idola terkenal, tentu saja banyak yang mengikuti mereka. Tapi hal tersebut, berusaha mereka abaikan. Yoochun sebelumnya memang sudah janjian dengan Johanna untuk memuaskan adik-adiknya selama liburan.

Selama liburan tersebut, Yoochun juga mengetahui lebih banyak tentang Johanna. Tentang Johanna yang pernah dikhianati oleh sahabat ceweknya. Mereka bersahabat sejak TK hingga SMA, tapi ternyata wanita itu malah menusuknya dari belakang dan selama itu menjelek-jelekkan Johanna. Yoochun juga mengetahui mengenai perjuangan banyak laki-laki yang mengejar Johanna, tapi Johanna dengan jelas-jelas menolak laki-laki tersebut. Namun karena Johanna tidak menggandeng laki-laki manapun, tetap saja laki-laki itu baik terhadap Johanna.

Bukan hanya Yoochun, tapi hal tersebut akan terbuka untuk publik. Karena acara mereka hari itu juga direkam dalam acara mereka berdua.

Mereka berphoto bersama dengan riang. Kemudian Maria mengusulkan untuk membuat photo keluarga formal dan memanggil kedua orangtua Johanna. Kedua orang tua Johanna dipanggil ke sebuah studio photo. Mereka berphoto keluarga formal. Awalnya hanya Johanna sekeluarga, kemudian Yoochun juga turut masuk dalam photo keluarga tersebut. Setelah berphoto, mereka makan malam bersama di sebuah restoran.

Setelah beberapa hari Johanna ikut dengan keluarganya kembali ke Indonesia. Hanya dua hari di sana, Johanna kembali karena memiliki jadwal penampilan di akhir tahun.

Episode sewaktu Johanna dan Yoochun berlibur bersama keluarga Yoochun benar-benar banyak menarik perhatian orang. Bukan hanya itu, netizen juga mulai membicarakan mengenai adik-adik Johanna yang kecantikan memang diakui. Johanna dan keluarganya menjadi pembicaraan.

Johanna bersama anggota 2PM, 2AM, dan artis lainnya di bawah James, pergi berwisata bersama. Johanna bahagia dengan apa yang dialaminya meskipun dia sangat letih dan tidak jarang juga diganggu oleh para antifans yang masih saja berusaha menjatuhkan dirinya.

Setelah liburan tersebut, Johanna dan Yoochun bertemu kembali. Mereka yang keduanya adalah seorang penyanyi mendapatkan tugas untuk membuat couple song. Yoochun dan Johanna bersama-sama membuat lirik dan melodinya. Yoochun yang merekam hasilnya meminta pendapat para anggotanya. Sementara itu Johanna meminta pendapat James dan Margareth. Sesudah mantap, mereka berdua merekamnya.

Beberapa hari kemudian, mereka juga untuk pertama kalinya tampil live dalam sebuah acara di stasiun TV yang menyiarkan acara mereka. Lagu mereka berdua mendapat tanggapan yang bagus dari masyarakat.

Karena lagu tersebut, Johanna dan Yoochun tidak hanya bertemu untuk syuting. Mereka berdua juga sudah tampil bersama. Chemistry mereka berdua disukai oleh banyak orang. Hal ini menarik perhatian untuk mejadikan mereka model atau ambassador suatu produk bersama.

Johanna dan Yoochun akhirnya memanfaatkan tiket yang diberi Maria dan Margareth untuk pergi ke Paris. Mereka berdua berlibur bersama di Paris. Mereka mengunjungi berbagai tempat. Skinship antara Johanna dan Yoochun sudah biasa. Yoochun dan Johanna juga sering saling membuat humor yang garing. Tak jarang juga mereka nagging
ke pasangannya atau pura-pura marah. Hubungan Johanna dan Yoochun sekarang tampak natural. Mereka tidak malu-malu lagi berpelukan, berpegangan tangan, atau berciuman, meskipun hal tersebut hanya mencium pipi atau kening.

Di luar acara, Johanna tidak pernah menghubungi Yoochun. Karena dirinya sibuk, begitu juga dengan Yoochun. Walaupun Johanna punya waktu luang, ia menghabiskannya bersama Leon atau member 2AM atau 2PM.

Di acara lain, Johanna sering sekali ditanyai mengenai perasaannya tentang berita-berita Yoochun dengan wanita lain, terutama dengan lawan mainnya di drama terbarunya.

Johanna : Oppa lebih jelas tahu di mana batas antara profesionalisme dan pribadi. Semua berita itu membuktikan bahwa oppa sangat pintar membangun chemistry dengan lawan mainnya.

Namun di lain kesempatan, Yoochun yang pernah ditanyai mengenai rumor kedekatan Johanna dengan Chansung. Terlebih lagi Chansung mengakui bahwa tipe idealnya adalah Johanna.

Yoochun : Itu wajar. Johanna itu noona yang baik buat Chansung. Johanna sering memasak buat mereka dan memperhatikan kesehatan mereka. Johanna itu tipe yang suka merawat dan memperhatikan orang. Jadi, tidak salah jika hal tersebut membuat banyak laki-laki suka dengannya. Selain itu, dia memang cantik dan pintar. Laki-laki mana yang tidak memelih wanita seperti itu sebagai tipe idealnya.

Di episode selanjutnya, Johanna dan Yoochun mendapat tugas untuk mengasuh bayi berusia 1 tahun. Episode ini benar-benar menunjukkan kemampuan Johanna merawat bayi. Johanna memberi perintah kepada Yoochun untuk membantunya.

Johanna sedang menggedong bayi tersebut untuk tidur sambil memberinya botol susu.

Yoochun : Kamu sangat pintar mengurusnya.

Johanna : Aku sudah terbiasa membantu mama mengurus adik-adikku.

Johanna meletakkan botol susu yang sudah kosong tersebut. Kemudian meletakkan Yoon Hee, nama bayi itu, ke kasur. Johanna kemudian menyusun bantal untuk menjaga Yoon Hee. Kemudian Johanna ke dapur dan mulai memasak untuk makan mereka berdua.

Johanna bercerita tentang masa kecilnya bersama adik-adiknya. Yoochun juga bercerita tentang adik laki-laki satu-satunya. Mereka saling bercerita. Setelah membersihkan makanan, mereka berdua memutuskan tiduran di sisi Yoon Hee. Benar-benar menunjukkan pemandangan keluarga kecil bahagia yang sedang istirahat siang.

Setelah beberapa jam, Yoon Hee terbangun duluan. Tapi dirinya tidak menangis. Hingga akhirnya Yoochun terbangun duluan. Johanna kelihatan sangat letih. Yoochun mengambil Yoon Hee dan menggendongnya keluar. Ternyata Yoon Hee langsung menangis sehingga Johanna terbangun. Johanna langsung mengambil Yoon Hee dan menggendongnya. Johanna meminta Yoochun mempersiakan air untuk mandi Yoon Hee, sekalian karena ternyata Yoon Hee buang air besar. Yoochun melakukan apa yang diperintahkan Johanna, yang sedang menggendong Yoon Hee yang kini sudah tenang di pelukan Johanna.

Yoochun dan Johanna memandikan Yoon Hee yang tampak riang bermain air. Setelah mandi mereka bermain bersama hingga orang tua Yoon Hee menjemputnya.

Johanna : Aku senang sekali hari ini.

Yoochun : Ternyata merawat anak itu melelahkan.

Johanna menatap Yoochun tajam.

Johanna : Bagiku merawat anak itu menyenangkan. Aku sangat senang. Seandainya saja aku punya anak sendiri, pasti akan lebih menyenangkan.

Yoochun : Kau ingin punya anak berapa ?

Johanna : Aku kira cukup 2 orang saja.

Johanna tersenyum manis.

Beberapa minggu kemudian, Johanna dan Yoochun mendapat pemberitahuan bahwa mereka berdua akan melakukan wedding photoshoot di Indonesia. Johanna sangat senang dengan tawaran tersebut.

Johanna yang tahu Yoochun dan anggota TVXQ lainnya ada di acara musik yang sama mengunjungi kamar tunggu mereka. Johanna dengan antusias memberitahu bahwa dirinya sangat senang karena mereka akan ke Indonesia. Johanna menceritakan beberapa tempat indah di Indonesia yang ingin dikunjunginya. Ia menanyakan pendapat Yoochun ingin pergi ke mana. Para anggota yang lainnya hanya dapat menggeleng kepala dan mengganggu Johanna yang tampak berbeda dari sebelumnya.

Sebelum berangkat Johanna dan yoochun memilih-milih gaun dan jas pengantin terlebih dahulu. Penampilan Johanna dengan gaun pengantin benar-benar sangat berbeda dan anggun. Yoochun terperanjat melihat penampilan Johanna.

Johanna dan Yoochun memilih Pulau Raja Empat sebagai lokasi. Mereka menikmati waktu bersama di pulau itu. Sesi pemotretan mereka juga berjalan lancar dan hasilnya sangat bagus semuanya. Di hari terakhir, Johanna dan Yoochun memutuskan mengunjungi orang tua Johanna di Bali. Mereka bermain-main dan liburan di Bali bersama keluarga besar Johanna.

Sepulangnya dari Indonesia, mungkin karena terlalu kelelahan, tak disangka Johanna jatuh pingsan setelah tampil dalam sebuah acara musik. Johanna segera dilarikan ke rumah sakit.

Chansung : Noona, kau benar-benar pinta membuat kami kaget.

Johanna tersenyum.

Johanna : Maaf.

Junho : Noona, itu mungkin hukuman untukmu karena kau terlalu puas berlibur kemarin.

Johanna : Kapan-kapan kita main ke sana saja. Kita bisa menginap di rumah orang tuaku. Boleh kan, bos ?

Tatapan mengharap Johanna membuat James hanya dapat mengangguk setuju.

James : Asal kau segera sembuh. Jangan terlalu memaksakan diri lagi.

Johanna : Ok.

Johanna dirawat di rumah sakit selama beberapa hari. Kemudian setelah lumayan, Johanna dapat menjalani rawat jalan. Karena Johanna sudah bisa kembali ke rumah, Yoochun pun ke apartemen Johanna. Ia mengunjungi Johanna dan ingin menjadi perawat Johanna hari itu. Ternyata di sana sudah ada Yomi, Leon, Junsu, dan Taecyeon. Mereka bermain bersama menemani Johanna. Johanna yang memang susah makan, semakin bertambah kurus saja. Yoochun, Yomi, Leon, Junsu, dan taecyeon sangat susah menyuruhnya untuk makan. Karena setiap apa yang masuk, akhirnya malah dimuntahkan Johanna. Johanna sebenarnya masih belum terlalu sehat. tapi ia berusaha tetap tersenyum dan bersikap baik-baik saja.

Tak disangka-sangka, keesokan harinya pada saat Yoochun dan member TVXQ yang giliran sedang menjaga Johanna. Mama Yoochun datang dan membawa obat untuk Johanna. Johanna sebenarnya merasa tidak enak. Karena pertemuan pertamanya dengan mama Yoochun pada saat dirinya sedang sakit. Sementara itu, mama Yoochun mengatakan bahwa dirinya melakukan hal tersebut karena Yoochun sekalipun tidak pernah membawa Johanna menemui kedua orang tua Yoochun. Padahal Yoochun sudah berkali-kali bertemu keluarga Johanna, bahkan menginap di rumah Johanna. Kemudian Johanna berjanji akan pergi menyapa keluarga Yoochun jika dirinya telah sehat.

Johanna sulit sakit. Tapi jika dirinya sudah sakit, maka proses pemulihannya akan lama. Johanna masih dalam masa istirahat. Namun hari itu, ia sudah berjanji akan menemui Yoochun ke lokasi syuting dan nantinya akan bersama-sama ke rumah Yoochun. Johanna mempersiapkan bawaannya. Johanna yang tidak mengerti adat istiadat Korea Selatan sewaktu bertemu mertua, menghubungi James untuk meminta pendapat. Akhirnya James dan Yomi juga turut membantu Johanna.

Setelah semuanya beres, Johanna membawa mobilnya menuju lokasi syuting Yoochun. Ternyata Yoochun belum selesai. Johanna menunggu agak jauh. Setelah selesai, Johanna baru berani masuk dan menyapa semuanya. Semuanya terkejut dengan penampilan berbeda dari Johanna hari itu.

Setelah Yoochun selesai, Johanna membawa laju mobilnya menuju rumah Yoochun. Sebenarnya Yoochun ingin mengemudi, tapi Johanna melarang karena Yoochun terlalu letih. Johanna mengakui bahwa ia sangat gugup menemui keluarga Yoochun.

Yoochun memperkenalkan Johanna ke keluarganya. Ternyata tak semenakutkan seperti yang dibanyangkan Johanna. Awalnya Johanna sangat takut, untungnya Yoochun menyadarinya dan berusaha menenangkan Johanna.

Hari itu Johanna mendapat pengalaman baru mengunjungi rumah Yoochun.

Sudah memasuki musim panas, Johanna dan Yoochun mengira dapat berlibur bersama ke pantai atau kolam renag. Ternyata mereka mendapat misi untuk bekerja di perkebunan. Johanna yang memang tak kuat panas, terlebih lagi baru saja sakit sebenarnya tidak mau. Tapi dia tak dapat mengatakannya. Dengan memakai topi, ia bekerja sama dengan Yoochun. Johanna sudah tidak kuat, tetapi dia menahannya hingga akhir.

Keesokannya, pati saja Johanna langsung demam tinggi. Yoochun yang malam harinya langsung menyusul anggota TVXQ lainnya untuk show di luar negeri tak bisa apa-apa.

Leon : Johanna memang jarang sakit, tapi kalau sudah sakit, dia butuh waktu lebih lama untuk penyembuhan.

Chansung : Padahal kemarin mereka hanya bermain di perkebunan. Sebelumnya juga kami pernah bermain di sana.

Leon : Musuh besarnya itu terik matahari. Apalagi dia belum penuh seratus persen. Jadinya dia langsung demam seperti ini.

Yomi : Jadi harus bagaimana sekarang ? Apa perlu kita bawa ke rumah sakit ?

Chansung : Kita bawa saja.

James : Jangan. Biarkan Johanna istirahat di rumah saja.

Johanna demam selama dua hari. Para anggota 2PM, 2AM, Yomi, James, dan Leon bergantian menemaninya.

Beberapa minggu kemudian, Johanna sudah mulai membaik. Johanna bertemu dengan Yoochun di rumah. Mereka mengatur photo pernikahan mereka di dalam rumah. Hari itu Yoochun juga mempersiapkan special event untuk Johanna. Yoochun berlaku romantis malam itu dan diakhiri dengan memberi Johanna cincin. Mereka bertukar cincin.

Johanna : Oppa, kau baru memberiku cincin sekarang setelah semuanya. Terima kasih.

Gossip Yoochun dan Johanna telah berhubungan di luar acara semakin kencang saja. tapi semuanya ditanggapi dengan baik oleh Yoochun dan Johanna.

Di dalam suatu acara, Chansung sendiri malah menjelaskan bahwa Johanna tidak pernah menemui Yoochun di acara tersebut, kecuali hubungan kerja. Johanna juga tidak pernah menghubungi Yoochun di luar acara. Chansung bertahan menjelaskan bahwa Johanna hanya menjalankan profesionalisme saja. Hal ini semakin mengencangkan kabar mengenai Chansung yang menyukai Johanna.

Johanna seperti biasanya mengunjungi asrama 2PM dengan membawa makanan. Ia membangunkan Chansung, namun tampaknya Chansung marah. Ia segera masuk ke kamar Nichkhun.

Johanna mempersiapkan semua makanan di atas meja.

Johanna : Chansung, kamu kenapa ? Kamu marah denganku ? Alasannya apa ?

Chansung hanya diam saja.

Johanna : Kalau aku ada salah, langsung bilang. Apa kamu terganggu kalau aku datang pagi-pagi seperti ini.

Junho : Tidak, Noona. Kami senang. Apalgi Noona membawa makanan seperti ini.

Johanna : Baguslah kalau kalian suka.

Johanna tersenyum melihat semuanya makan dengan lahap.

Johanna : Kemarin aku membaca berita di internet, berita tentang aku dan Chansung makin aneh saja. Masa mereka bilang Chansung suka aku. Padahal kau hanya menganggapku Noona bukan ?

Chansung hanya terdiam.

Johanna : Kau jangan marah yah. Aku akan menjelaskannya nanti. Lagipula bukannya kau pernah bercerita bahwa kau sedang menyukai seseorang ? Kalau wanita mendengar gossip murahan ini, dia pasti tidak percaya ketulusanmu.

Chansung segera berdiri dan meninggalkan tempatnya. Johanna ingin mengejar. Namun ternyata itu telepon dari Yoochun yang menyuruhnya segera pergi ke studio TVXQ.